Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita Singkat Kisah Romeo dan Juliet dalam Bahasa Inggris dan Artinya



KISAH SINGKAT ROMEO DAN JULIET - Siapa yang tidak mengenal kisah cinta paling romantis di dunia kesusastraan, Romeo dan Juiet adalah hasil buah sastra yang menjadi lamang cinta abadi yang kisahnya tidak pernah lekang oleh waktu. Maha karya William Shakespeare ini lahir pada tahun 1597 dan masih saja mewarnai dunia kesusastraan sampai saat ini. Hari ini kami kembali dengan kisah singkat yang akan menjadi latihan menulis kita hari ini, tanpa buang – uang waktu lagi, mari langsung saja kita lihat kisah singkat dibawah ini;

Cerita Singkat Kisah Romeo dan Juliet dalam Bahasa Inggris dan Artinya 


Once upon a time in a town named Verona lived two families called Montagu and Capulet. They were both rich, and just like other rich people they were very kind. But in one thing they were extremely silly. There was an old, old quarrel between the two families, and instead of making it up like reasonable folks, they made a sort of pet of their quarrel, and would not let it die out (suatu masa di sebuah kota bernama Verona tinggallah dua keluarga yang dipanggil Montagu dan Capulet. Keduanya adalah keluarga yang kaya raya, dan sama seperti orang kaya pada umumnya mereka begitu baiki. Tapi hanya satu hal yang begitu bodoh diantara mereka erdua. Ada perselisihan panjang yang terjadi diantara mereka berdua, dan mereka tidak pernah mengakhirinya).

One day Capulet held a very huge party, and because he was so hospitality friendly person he invited everybody to the party except, of course, Montagu’s family. But, Romeo Montagu’s young son wanted to go to the party, since his beloved girl joined the party he wanted to come as well to hang out with his lovely girl. Rosaline won’t ever let Romeo to love her, she had no reason to like him. When Rosaline dumped him in very uncomfortable way, Romeo start to managed himself to move on. He still came to the party with his best friends Mercutio and Benvolio (suatu hari Capulet mengadakan sebuah pesta yang begitu besar, dan karema dia orang yang begitu baik dan ramah dia mengundang semua orang ke pestanya kecuali, tentu saja, keluarga Montagu. Tetapi, Romeo putra Montagu yang masih muad ingin pergi ke pesta tersebut, karna gadis pujaan hatinya juga ikut menghadiri pesta terseut dia ingin datang juga agar bisa mendekati wanita pujaan hatinya. Raosaline tidak pernah membuka hatinya untuk Romeo, dia tidak pernah terfikir untuk menyukai Romeo. Ketika Rosaline mencampakkannya dengan cara yang begitu tida mengenakkan, Romoe kemudian berusaha untuk bangkit kembali. Dia tetap datang ke pesta tersebut bersama sahabat – sahabatnya; Mercutio dan Benvolio).

He came by wore a mask. Old Capulet welcomed him and his two friends very kindly--and young Romeo moved about among the crowd of courtly folk dressed in their velvets and satins, the men with jeweled sword hilts and collars, and the ladies with brilliant gems on breast and arms, and stones of price set in their bright girdles. Romeo was in his best too, and though he wore a black mask over his eyes and nose, everyone could see by his mouth and his hair, and the way he held his head, that he was twelve times handsomer than anyone else in the room (dia atang dengan menggunakan topeng. Tuan Capulet mempersilahkannya dan kedua orang temannya untuk masuk dengan ramah, dan Romeo langsung bergegas masuk adn bergabung dengan keramaian orang – orang yang menggunakan pakaian yang terbuat adri velvet dan satin, para pria dengan pedang adn kerah yang terbuat dari permata, dan para wanita dengan hiasan permata yang cemerlang di dada and lengan, dan batu – batu mahal yang diikat di tali pinggang mereka. Romeo juga tampil dengan tampilan terbaiknya juga, walaupun dia menggunakan topeng hitam yang menutupi bagian mata dna hidungnya, semua orang dapat melihat ketampanananya yang 12 kali lipat lebih tampan dari yang lainya dari mulut, ramubt, dan cara dia menggerakkan kepalnya).

Romeo mixed with people in the party very well, he dance all night. Even he wore the mask, Tybalt cousin of Capulet recognized him by his voice, it made him so angry. he wanted to confront Romeo but Capulet hold him, Capulet wanted to confront him in right time, face to face with Romeo (Romeo bergaul dengan baik bersama orang – orang yang menghadiri pesta tersebut. Walaupun dia menggenakan topeng, Tyalt sepupu dari Capulet mengenalinya dari suaranya, dan hal itu membuatnya begitu marah. Dia ingin melabrak Romeo tetapi Capulet menahannya, Capulet ingin melabraknya diwaktu yang tepat, saling tatap muka dengan Romeo).

Romeo then saw Juliet, Capulet’s daughter in the party with her servant. He stopped in silent, he was enchanted with her beauty. Romeo slowly moved and planned to talk to her. He told her sweet words that he loved her, and kissed her. Just then her mother sent a servant for her, and then Romeo found out that the lady on whom he had set his heart's hopes was Juliet, the daughter of Lord Capulet. So he went away, sorrowing indeed, but loving her none the less (Romeo kemudian melihat Juliet, Anak perempuan Capulet di pesta tersebut bersama dengan pelayannya. Dia berhenti sejenak and terdiam, dia tersihir dengan kecantikannya. Romeo pelan – pelan melakukan pergerakan dan berencana untuk berbicara dengannya. Berkata – kata dengan penuh cinta, dan kemudian mencium gadis tersebut. Tiadk lama kemudian ibu Juliet mengirim pelayan untuknya, kemudian Romeo tahu ahwa wanita yang ditaksirnya adalah Juliet, anak dari musuh bebuyutan keluarganya. Dia pun kemudian memilih untuk pergi, dalam perasaan yang sakit, tetapi tetap mencintai wanita tersebut walaupun dalam sakit).

After the separation, Juliet tried to find out who was the guy who talked to her. He asked to her servant. The servant told her that he was Romeo the only one son of her family’s great enemy. Juliet went to her room, locked out of her window and she found Romeo hide in their garden. Romeo was hidden in that garden among the trees--because he could not bear to go right away without trying to see her again (setelah perpisahan tersebut, Juliet mencoba untuk mencari tahu siapakah pria yang berbicara dengannya tadi. Dia kemudian bertanya kepada pelayannya. Dan pelayan terseut mengatakan bahwa dia adalah Rome, putra tunggal dari musuh bebuyuta keluarga Juliet. Juliet masuk ke dalam kamarnya, mengunci jendela dan dia melihat Romeo bersembunyi di kebun mereka. Romeo bersembunyi dianatara pepohonan karna dia tidak sanggup pergi begitu saja tanpa melihat wajah gadis itu lagi).

She was frightened at first, but when she saw that it was Romeo himself, and no stranger, she too was glad, and, he standing in the garden below and she leaning from the window, they spoke long together, each one trying to find the sweetest words in the world, to make that pleasant talk that lovers use (Juliet merasa takut untuk pertama kalinya, tetapi ketika dia melihat itu adalah Romeo bukanlah orang asing, dia juga merasa begitu senang, Romeo berdiri di bawah jendela dan menyandarkan dirinya ke jendela, mereka berbicara panjang bersama saat itu, mereka saling melempar kata – kata manis untuk satu sama lain, melakuka percakapan manis yang biasanya dilakukan para pasangan yang tengah dimabuk cinta).

Their lovely story was continuing into very deep bound. Their feeling and love grew strong. They realized what happened to their family’s history. It’s hard to made the love accepted by both family but they won’t stop. Their love grew stronger than the hatred between family (cerita cinta mereka kemudian berlanjut. Perasaan dan cinta mereka tumuh semakin kuat. Mereka menyadari apa yang terjadi antara keluarga mereka berdua. Sangat sulit untuk membuat kedua belah pihak keluarga menerima cinta mereka tetapi mereka tidak mau menyerah. Cinta mereka tumbuh semakin kuat dibandingkan kebencian antara keluarga mereka).

The only way to make them stay forever together was marriage. So, Romeo and Juliet came to Friar Laurance, they asked his help to marry them in the church. They need his consent because they couldn’t get their family’s consent. Friar agreed, they get married, full with tears and joy. This was a secret to everybody except Friar, the couple still met quietly behind their family (satu – satunya cara agar tetap membuat mereka bersama – sama adalah pernikahan. Jadi, Romeo dan Juliet mengunjungi Friar Laurance, mereka meminta pertolonganya untuk menikahkan mereka di Gereja. Mereka butuh persetujuannya karena mereka tidak dapat restu dari keluarga. Friar setuju, mereka menikah dengan penuh air mata kebahagiaan).

One day Juilet got a news that she would be marry one of his father colleague’s son. His name was Paris, he came from rich family. He was smart and handsome as well. Juliet heard about the news and started feel anxious. How could she marry someone else when she already a wife for someone else? (suatu hari Juliet mendapatkan berita bahwa dia aka dijodohkan dengan salah satuanak kerabat ayahnya. Namanya adalah Paris, dia berasal dari keluarga kaya raya. Dia juga pintar dan sangat tampan. Juliet mendengar berita tersebut and mulai merasa cemas. Agaimana bisa ia menikahi orang lain ketika dia sudah menjadi istri seseorang?.)

She didn’t know how to dealing with that, so Juliet decided to told her father the truth. She told him that she already married to Romeo. A son from his forever enemy. Her father felt betrayed, he was furious, dissapointed and so angry. Juliet beg his apology to her, but there is nothing he ca changed his hatred toward Romeo’s family, it’s never find the ending. (dia tidak tahu agaimana cara mengatasi ini semua, Juliet memutuskan untuk mengatakan pada ayahnya yang sebenarnya. Dia mengatakan bahwa dia sudah menikah dengan Romeo. Anak dari musuh bebuyutannya. Ayahnya merasa terkhianati, dia begitu geram, kecewa, dan marah. Juliet memohon ampun, tetapi tidak ada yang dapat mengubah kebencinnya terhaadp keluarga Romoe, ini tidak akan pernah berakhir).

He go meet Romoe then, he wanted to confront this guy because this is the right time to met face to face with him. They were stuck in long argument, untill their fighting brought Romoe to his death. Romeo was shoot right on her heart that took his life forever. Juliet brok down, her other half had died, she couldn’t life without him, there is no purpose in life if her love one has gone forever. Juliet took her life y shooting a gun right on her head. They were a couple who deeply in love for each other and died together (dia kemudian pergi menemui Romeo, dia ingin melarak Romoe karna ini adalah waktu yang tepat untuk bertemu tatap muka dengannya. Mereka terjebak pada pertikaian yang panjang, hingga pertikaian itu membawa Romeo menemui ajalnya. Romeo ditemah tepat di jantungnya yang membuatnya pergi untuk selama – lamanya. Juliet hancur, belahan jiwanya sudah mati, dia tidak dapat hidup tanpanya, tidak ada guna untuk hidup jika orang yang kau cintai sudah pergi untuk selama – lamanya. Juliet kemudian bunuh diri dengan menembakkan kepalanya sendiri. Mereka adalah pasangan yang begitu saling mencintai satu sama lain dan mati bersama – sama).


Cinta sejati itu tercipta untuk semua manusia dimuka bumi ini, cara menemukannya saja yang berada – beda. Tuhan menciptakan manusia secara berpasangan dan semua manusia diberi rasa cinta didalam diri mereka. Jangan pernah berhenti mencintai atau menolah untuk dicintai, karna dari cinta kehidupan itu berawal. Sampai bertemu di ruang belajar selanjurnya~