Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Deskripsi (Ciri-Ciri) Cicak dalam Bahasa Inggris dan Artinya





Deskripsi CICAK - Siapa yang tidak kenal dengan binatang kecil yang suka merayap di idnding dan melahap nyamuk – nyamuk yang lewat dengan lidahnya. Ya, cicak. Cicak merupakan salah satu binatang spesiez kadal yang ukurannya lebih kecil dan sering di jumpai di sekitar derah hunian manusia. Cicak yang berukuran kecil identik denga cirri kulitnya yang putih dan licin, tubuhnya juga lembek. Namun, walaupun memiliki tubuh yang kecil cicak dapat melindungin dirinya dari pemangsa, yaitu dengan cara melepaskan ekornya dari jepitanpemangsa. Ekor cicak yang lepas, dapat tidak mengakibatkan cicak mati, melainkan akan membuat ekor cicak kembali beregenerasi kembali seperti semula.

Deskripsi (Ciri-Ciri) Cicak dalam Bahasa Inggris dan Artinya


Any further a do, let’s get into the lesson guys;

Gecko, (suborder Gekkota), any of more than 1,000 species of lizards making up six families of the suborder Gekkota (Gecko, (suborder Gekkota), terdapat lebih dari 1000 species dari jenis kadal yang terdiri dari 6 family dari suborder Gekkota). Geckos are mostly small, usually nocturnal reptiles with a soft skin (Geckos atau cicak biasanya berukudan kecil, merupakan binatang nocturnal dengan kulit yang cukup halus). They also possess a short stout body, a large head, and typically well-developed limbs (mereka memiliki tubuh yang kekar, kepala yang besar, dan tungkai yang berkembang dengan baik).

The ends of each limb are often equipped with digits possessing adhesive pads (tiap tungkai biasanya dipenuhi dengan digit yang memiliki bantalan perekat). Most of the species are 3 to 15 cm (1.2 to 6 inches) long, including tail length (about half the total) (panjang dari binatang ini biasanya 3 sampai 15 cm (1.2 sampai 6 inchis), termasuk panjang ekor (sekitar separuh dari total panjang mereka). They have adapted to habitats ranging from deserts to jungles (mereka sudah beradaptasi dengan berbagai habitat mulai dari habitat gurun dan hutan).

Some species frequent human habitations, and most feed on insects (beberapa jenis Gecko berada disekitaran habitat manusia, dan biasanya memakan insekta). Geckos are spread across six families: Carphodactylidae, Diplodactylidae, Eublepharidae, Gekkonidae, Phyllodactylidae, and Sphaerodactylidae (Gecko terbagi atas 6 keluarga; Carphodactylidae, Diplodactylide, Eublepharidae, Gekkonidae, Pjyllidactylidae, dan Spaerodactylidae).

Of these, the eublepharids—a group that includes the banded geckos (Coleonyx) of the southwestern United States, the cat geckos (Aleuroscalabotes) of Indonesia and the Malay Peninsula, and others-have movable eyelids (dari jumlah tersebut, kelompok Eublepharids yang termasuk tokek/ cicak berpita didalmnya (Coleobys) dari daerah selatanAmerika, tokek kucing (Aleuroscalabotes) dari Indoenseia dan Malay Peninsula, dan lainnya—memiliki kelopak mata yang dapat bergerak).

Most geckos have feet modified for climbing (banyak dai tokek memiliki kaki yang di desain dapat memanjat). The pads of their long toes are covered with small plates that are in turn covered with numerous tiny hairlike processes that are forked at the end (bantalan pada jari jari kaki mereka yang panjang di tutubi dengan piringan yang ditutupi dengan sesuatu yang menyerupai rambut kecil yang memiliki cabang di ujungnya dalam jumlah yang cukup banyak). These microscopic hooks cling to small surface irregularities, Like snakes, most geckos have a clear protective covering over the eyes (kait mikroskopis ini berkait dengan permikaan yang tidak beraturan, seperti ular, kebanyak dari tokek memiliki pelindung yang begitu protektig di bagian mata). The pupils of common nocturnal species are vertical and are often lobed in such a manner that they close to form four pinpoints (pupil dari makhluk nocturnal biasnaya berbentuk vertical dan sering melengkung sedemikian rupa sehingga mereka dapat membentuk empat titik pinus).

A gecko’s tail may be long and tapering, short and blunt, or even globular (ekor tokek bisang berukuran panjang dan lentik, pendek dan tumpul, atau bahkan bulat). The tail serves in many species as a storehouse of fat upon which the animal can draw during unfavourable conditions (pada banyak spesies ekor berfungsi sebagai gudang lemak yang mana dapat digunkana dalam kedaan yang tidak menguntungkan). The tail may also be extremely fragile and if detached is quickly regenerated in its original shape (ekornya sangat rapuh dan dengan cepat dapat beregenerasi ke bentuk aslinya). Unlike other reptiles, most geckos have a voice, the call differing with the species and ranging from a feeble click or chirp to a shrill cackle or bark (tidak seperti reptiles lainnya, kebanyakan dari Geckos memiliki suara, perbedaan suara dengan spesies lainnya mulai dari suara klik yang lemah atau kicauan atau bahkan geraman).

One of their most famous talents is their ability to scurry along slick surfaces-even glass windows or across ceilings (salah satu bakat mereka yang cukup terkenal untuk berlari di permukaan yang licin-bahkan di jendela kaca atau melewati langit – langit rumah).

The only surface that geckos can't stick to is Teflon. Well, dry Teflon (satu – satunya permukaan yang tidak dapat melekat pada tokek hanyalah Teflon, permukaan Teflon yang kering). Add water geckos can stick even to this seemingly impossible surface! They do this through specialized toe pads (tambahkan air, bagaimanapun, tokek/cicak dapat kiranya melekat pada permukaan yang mustahil ini! Mereka dapat melakukannya melalui jari – jari merkea yang memiliki lapisan khusus).

Most geckos species are nocturnal, and they are particularly well-adapted to hunting in the dark (banyak dari jenis tokek/ cicak adalah makhluk nocturnal, mreka seringnya sangat beradaptasi untuk melakukan pemburuan di dalam gelap). According to a study of the helmet gecko, “Tarentola chazaliae, discriminates colors in dim moonlight when humans are color blind (berdasarkan penelitian dari helmet tokek, “Tarentola chazalie, mengurangi warna dibawah cahaya bulan yang redup ketika manusia tidak dapat menangkap warna apapun”). The sensitivity of the helmet gecko eye has been calculated to be 350 times higher than human cone vision at the color vision threshold (sensitifitas dari helmet mata gecko sudah dikalkulasikan 350 kali lebih tinggi dari penglihatan kerucut manusia pada penglihatan warna).

The optics and the large cones of the gecko are important reasons why they can use color vision at low light intensities (optik dan kerutcut besar dari mata gecko merupakan alasan mengapa mereka dapat melihat warna dalam intensitas cahaya yang rendah).”


Beberpa fakta menarik lainnya perihal cicak adalah;

Cicak dapat menempel di tembok bukan karna mereka memiliki ilmu ajaib, melainkan karna mereka memiliki spatulae atau sering disebut juga alur paralel di ke dua kaki mereka. Spatula adalah rambut halus yang berukuran nanometer yang berjumlah ribuan, ini yang membuat cicak dapat bertahan menempel di tembok. Selain itu cicak juga merupaka perenang yang cukup handal, selaput yang ada pada kaki merkea membuat mereka dapat berenang dalam jarak yang jauh dalam jangka waktu yang cukup lama, itu juga yang membuat cicak dapat bertahan ketika diterpa sapuan air. Semoga pelajaran kita hari ini dapat membantu teman – teman sekalian, sampai jumpa lagi di pelajaran selanjutnya.
Loading...