Contoh Cerita Kisah Nabi Adam AS dalam Bahasa Inggris dan Artinya


KISAH NABI ADAM - Adam merupakan bukti nyata dari kisah manusia pertama yang hadir di dunia. Banyak yang mengatakan bahwa Adam adalah bapak daripada seluruh manusia di muka bumi ini, dan Hawa merupakan pasangan yang diciptakan dari tulang rusukanya hanya untuk dirinya.
Adam dan Hawa merupakan sepasang manusia yang merupakan awal dari asal – usul manusia di atas bumi ini.

Selamat datang kembali di rung belajar kami, semoga hari ini teman - teman tetap dalam keadaan yang baik – baik saja. Seperti biasa, kita akan kembali menambah ilmu bahasa Inggris dengan melihat artikel – artikel berbahasa Inggris dan mencoba untuk menemukan kosa kata baru didalamnya. Hari ini kita kembali dengan kisah para Nabi. Tanpa buang – buang waktu lagi, mari langsung saja kita lihat kisah singkat Nabi dibawah ini;

Cerita Kisah Nabi Adam dalam Bahasa Inggris dan Artinya


Allah made the mountains and the seas. He made all the animals. He made the heavens and the stars. He made the sun and the moon and he made the angels. The angels were like Allah's servants and did everything He ordered. Then Allah decided to make a man. He called this first man Adam (allah mencipatakan gunung dan lautan. Allah juga mencipatkan segala macam bintang. Allah menciptakan surha dan bintang-bintang. Allah menciptakan matahari dan bulan dan dia juga mencipatakan para malaikat. Para malaikat adalah pelayan allah dan mereka melakukan apapun yang di perintahkannya. Kemudian Allah memutuskan untuk menciptakan manusia. Mereka menyebut manusia pertama).

He taught him many things so that Adam had more knowledge than the angels. There was one Jinn, called Iblis and he thought he was better than Adam so Allah would not let him with the other angels. He was to be called 'Shaytan', the Devil. Shaytan blamed Adam for what had happened to him and was very angry (Allah mengajarkannya begitu banyak hal sehingga Adam memiliki begitu banyak ilmu dibandingkan malaikat. Terdapat satu Jinn, bernama Iblis dan dia berfikir dia lebih baik daripada Adam jadi Allah tidak akan membiarkannya bersama malaikat. Dia kemudian disebut ‘Shaytan’, seorang iblis. Shaytan menyalahkan Adam atas semua yang terjadi terhadapnya dan dia sangat marah).

Allah let Adam live in a beautiful place because he was good. The place was called Paradise. It was a very nice place but Adam was a little lonely, on his own all of the time. Allah decided to help Adam. He made Hawa to be Adam's wife. They were happy and liked living in Paradise. There was, however, one thing they were not allowed to do (Allah membiarkan Adam tinggal di tempat yang bagus karena dia merupakan manusia yang baik tempat tersebut disebut surga. Surga merupakan tempat yang begitu indah namun Adam merasa sedikit kesepian, sendirian selama ini. Kemudian Allah menolongnya. Allah menciptakan Hawa sebagai istri Adam. Mereka hidup bahagia dan begitu sennag tinggal di dalam surga. Namun, kemudian, terdapat satu hal yang tidak dapat mereka lakukan).

There was a special tree and Allah had told them they must not eat any fruit from that tree. At first Adam and Hawa were very good and kept away from the tree. Shaytan decided to do something very naughty. He told them they were silly to keep away from the tree. He said nothing would happen if they ate its fruit (terdapat pohon yang begitu spesial dan Allah sudah mengatakan pada mereka bahwa mereka tidak boleh memakan buah apapun dari pohon tersebut. Pada awalanya Adan dan Hawa dapat menjauhkan diri mereka dari pohon tersebut. Shaytan memutuskan untuk menakali mereka. Dia mengatakan bahwa mereka begitu bodoh karena menjau dari pohon tersebut. Dia mengatakan bahwa tidak akan terjadi apa – apa jika mereka memakan buah – buahan tersebut).

He said the fruit was delicious and they should try it. After a while they began to listen to Shaytan and thought they would have just a little taste of the fruit, just to see what it was like. Shaytan was very happy because he had made them disobey Allah. As soon as they had eaten the fruit, Adam and Hawa realised that they had been very naughty and they felt guilty for what they had done. Allah forgave them But He wouldn't let them stay in Paradise any more So He sent them to live on earth (dia mengatakan bahwa buah tersebut sangatlah lezat dan mereka harus mencobanya. Setelah beberapa saat mereka mulai mempercayai perkataan Shaytan dan befikir untuk mencoba mencicipi buah tersebut sedikit, hanya untuk mengetahui bagaimana rasanya. Shaytan sangat senang karena dia berhasil membuat mereka melanggar peraturan Allah. Begitu mereka memakan buah tersebut, Adam dan Hawa menyadari bahwa mereka suda begitu nakal dan mereka merasa bersalah atas apa yag sudah mereka lakukan. Allah memaafkan mereka tetapi tidak membiarkan mereka untuk menetap di surga lagi, jadi Allah mengirim mereka untuk hidup di bumi).


Dibulan Ramadan yang penuh berkah ini ada baiknya kita kembali mengambil pelajaran dari kisah – kisah manusia terdahulu. Seperti kisah para Nabi, yang dapat menjadi teladan hidup manusia dari berbagai generasi. Kisah Nabi Adam dan Hawa mengajarkan kita akan kepatuhan kepadda sang pencipta dengan menjalankan semua perinthnya dan meninggalkan segala larangannya. Dari Adam juga kita belajar untuk setia pada janji yang sudah kita ucapkan, karena setiap larangan yang dicipatakan Allah pastilah memiliki alasan tersendiri yang dapat melindungi kita dari kebatilan. Dalam bulan Ramadan ini semoga kita dapat mengubah diri menjadi manusia yang dapat lebih mendengarkan Allah dan menjalankan segala hal yang diperintahkannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel