Biografi David Beckham dalam Bahasa Inggris dan Artinya


BIOGRAFI DAVID BECHAM - Siapa yang tidak mengenal David Beckham, pangeran lapangan hijau yang begitu lihai menggiring bola untuk masuk ke dalam gawang. Beckham mulai fokus kepada bola sejauk usia belia. Di usia 11 tahun Beckham memenangkan pertandingan pencarian bakat dari salah satu sekolah sepak bola yang sangat terkenal di Inggris pada masa itu. Dimulai dari sana karirnya di lapangan hijau semakin bagus.

Seperti biasa, hari ini di ruang bahasa Inggris kita akan membahas biografi orang – orang berpengaruh di dunia dalam bahasa Inggris dan kemudian mengartikannya ke dalam bahasa ibu kita, bahasa Indonesia.

Biografi David Beckham dalam Bahasa Inggris dan Artinya


Early Life;

Born on May 2, 1975, in Leytonstone, London, England, to parents Ted Beckham (lahir pada 2 Mei 1975, di Leytonstone, London, Inggris, dari pasangan Ted Beckahm), an appliance repairman, and his wife Sandra, a hair stylist, David Beckham was the family's only son (sebagai seorang tukang reparasi, dan istrinya Sandra, seorang penata rambut, David Beckham adalah satu – satunya anak lelaki di keluarganya). A middle child between two sisters, Beckham grew up with parents and siblings who were committed fans of Manchester United, England's legendary soccer franchise (anak tengah dari kedua saudara perempuan, Beckham tumbuh besar dengan orang tua dan saudaranya yang merupakan Fans setia Manchester United, grup sepak bola legendaries dari Inggris). At an early age, Beckham showed his own promise as a footballer (di usia yang sangat muda, Beckham berjanji untuk menjadi seorang pesepak bola), winning the coveted Bobby Charlton Soccer Schools National Skills competition at 11 years old (memenangkan kompetisi sepak bola bergengsi dari sekolah sepak bola nasional Bobby Charlton pada usia 11 tahun).

Soccer History;

His talent soon caught the notice of Manchester United team officials, who asked him to try out for the club's youth league (bakatnya langsung memikat Manchester United tim, yang mana menawarkannya untuk bermaiin di grup sepak bola untuk remaja). By the age of 16, Beckham had left home and was playing for United's training division (sebelum usia 26 tahun, Beckham sudah meninggalkan rumah dan bergabung pada pelatihan untuk para pemain Manchester united). Two years later he made the club, and by 1995, he was a full-time starter (dua tahun kemudian dia berhasil bergabung ke dalam klub tersebut, pada tahun 1995, dia merupakan pemain pemula penuh waktu). Beckham wasted little time in making a splash on the English soccer landscape (Beckham merupakan anak kecil yang bergabung di persepakbolaan Inggris). The talented goal scorer was named the Professional Footballers' Association Young Player of the Year in 1997 (seorang yang sangat bertalenta dalam mencetak begitulah dia di nobatkan oleh Asoiasi pesepak bola muda tahun 1997).

A year later, he was one of the leading faces of England's World Cup team (satu tahun kemudian dia merupakan salah satu kapten dari team Inggris untuk Piala Dunia). His bravado and good looks offered up plenty of off-field potential, too (sifatnya yang suka menunjukkan kebolehan dan ketampanannya membuatnya banyak menerima tawaran di luar lapangan juga).

In 1999 he led Manchester United to the Premier League title, the FA Cup championship, and the Champions League title (pada tahun 1999 Beckham membawa Manchester United ke liga Premier, The FA Cup championship, dan The Champions League).

Thanks to a last-minute free kick against Greece in 2001, England qualified for the 2002 World Cup (keberuntungan pada menit terakhir tendangan bebas melwan yunanai pada tahun 2001, Inggris berhasil masuk kulaifikasi piala dunia 2002). That same year, Beckham signed a three-year $22 million contract to remain with Manchester United (di tahun yang sama, Beckham menandatangani kontrak selama 3 tahun senilai 22 juta dolar untuk tetap di Manchester United).

But Beckham's time with United proved to be shorter than anyone thought (tetapi kebersamaannya bersama Grup United sangat pendek daripada yang diperkirakan orang banyak). In 2003 he was acquired by Real Madrid in a stunner of a deal that brought to light Beckham's growing rift with Manchester's manager, Sir Alex Ferguson (pada tahun 2013 dia di akuisisi oleh Real Madrid yang mana membuat hubungannya dengan managernya, Sir Alex Ferguson tidak baik).

Personal Life;

In 1998, Beckham, who'd already signed a deal with Adidas (pada tahun 1998, Beckham yang bekerja sama dengan Adidas), netted $13 million in endorsement deals (memperoleh keuntungan sebesar 13 juta dolar). The Beckham brand only enhanced in value when he met Victoria Adams (Beckham semakin terkenal ketika dia bertemu dengan Victoria Adams), also known as "Posh Spice" of the Spice Girls, in 1997 (yang mana dikenal sebagai “posh spice” dari grup Spice Girls di tahun 1997).

The two quickly fell in love, and on March 4, 1999, they had their first child, a son they named Brooklyn Joseph (keduanya dengan cepat jatuh cinta, dan pada 4 maret 1999, mereka memiliki anak pertama mereka, mereka beri nama Brooklyn Joseph). Two months later, Beckham and Victoria tied the knot at a lavish $800,000 wedding at a castle outside of Dublin, Ireland (Dua bulan kemudian, Beckham dan Victoria mengikat janji suci mereka di luar castil di Dublin Irlandia dengan biaya pernikahan 800 ribu dolar). On the field, Beckham didn't miss a beat (Beckham tidak pernah kehilangan kemampuannya di lapangan).

Spanish soccer fans were thrilled to have their archrival join their team (para fans dari spanyol sanagt senang ketika mereka tau Beckham main untuk team mereka). Americans, meanwhile, were just getting to know him with the release of the movie (sementara orang Amerika mengenal Beckham dari film yang di rilis), Bend It Like Beckham (2002) (berjudul Bend it Like Beckham (2002) ), a delightful movie that tells the story of a young girl who bucks her family's traditional ways, and falls in love with English soccer (film yang menceritakan seorang wanita muda yang melawan tradisi keluarga, dan jatuh cinta kepada seorang pesepak bola asal Inggris).

America's fascination with Beckham and his decade of dominance culminated in 2007 ( America sangat kagum terhadap Beckham dan dominasinya selama decade memuncak pada tahun 2007), when the soccer great moved across the Atlantic to sign a reported five-year, $250 million deal with the L.A. Galaxy (ketika dia berpindah menyebrangi samudra untuk kontrak 5 tahun senilai 250 juta dollar bersama L.A. Galaxy). The relocation was as much about giving Victoria Beckham's career a boost (she helped drive the decision to move to the States) as it was to give America's Major League Soccer a shot in the arm (kepindahannya sangat membantu karir Victoria (dia juga menjadi salah satu alasan mereka pindah ke Amerika) . Within 48 hours of the signing, the Galaxy sold more than 5,000 season tickets (tidak kurang dari 48 jam, L.A. Galaxy berhasil menjual tiket sebanyak 5000 tiket).

Beckham's career since moving to the United States, however, has been a rocky one (karir Beckham selama pindah ke Amerika semakin menanjak). He's been beset by injuries, spraining a knee ligament his first season in L.A. (dia didera cidera , keseleo pada ligament ototnya pada tahun pertama dia bermain untuk L.A.), and later missed out on a chance to play in the 2010 World Cup because of an Achilles tendon injury (dan selanjutnya gagal untuk ikut bermain di pertandingan piala dunia tahun 2010 karena cidera pada tendon archiles).

In July 2011, he and wife Victoria Beckham, who already had three boys together (Brooklyn, Romeo and Cruz), welcomed a daughter, Harper Seven, into their family (pada July 2011, dia dan istrinya Victoria Beckham, yanga mana sudah memiliki 3 orang putra (Brooklyn, Romeo, dan Cruz) menyambut kehadiran anak perempuannya, Harper Seven, ke dalam keluarga mereka di tahun 2011). In 2012 Beckham furthered his success by venturing into a new commercial endeavor, starting an underwear line for the company H&M (pada tahun 2012 Beckham meneruskan kesuksesannya dengan memasuki usaha komersil baru, mulai dengan produk pakaian dalam produk H&M) . As part of Beckham's marketing campaign with H&M, six 10-foot statues of the soccer star in his underwear were installed in New York City; others were installed in Los Angeles and San Francisco (sebagai bagian dari kampanye pemasaran Beckahm dan H&M, patung berukuran 10 kaki pesepak bola ini dengan menggunakan pakaian dalam di pasang di New York: yang lainnya di pasang di Los Angles dan San Fransisco).

Seperti Beckham yang mengejar mimpinya hingga menjadi sebuah kenyataan yang membawanya pada kesuksesan hakiki dalam hidupnya, kamu juga bisa melakukan hal yang sama. Tidak hanya Beckham, kesuksesan itu miliki semua insan manusia. Apapun mimpi yang ada di dalam kepalamu saat ini percayalah bahwa kamu bisa menggapainya dengan usaha, doa , dan kerja keras. Tidak hanya berlaku pada mimpi sebagai pemain bola, jika kamu memiliki mimpi menjadi seoran penyanyi atau model mungkin kamu bisa belajar dari Victoria Beckham, istri dari David Beckham. Victoria terkenal dengan kecantikannya sebagai seorang pubik figure dan bersamaan dengan itu mampu mengamban statusnya sebagai seorang ibu dari 4 oranga anak.

Don’t give up because the bright future always waiting for you!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel