Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Deskripsi (Ciri-Ciri) Unta dalam Bahasa Inggris dan Artinya


Deskripsi (Ciri-Ciri) Unta - Selamat pagi semuanya, selamat datang kembali di ruang belajar kami. Hari ini udara cukup baik, semoga keadaan kalian jauh lebih baik dari udara hari ini. Kali ini kita kembali dengan pembahasan mendeskripsikan ciri – ciri binatang ni guys, dan hari ini kita akan membahas Unta. Nah, siapa yang tidak mengenal Unta. Binatang yang begitu identik dengan gurun pasir ini sangat terkenal sebagai salah satu alat tranportasi daerah gurun pasir. Seperti di Mesir misalnya, unta digunakan para pdagang untu megangkut barang – barang mereka dari satu tempat ke tempat lainnya, saat ini unta menjadi slah satu penghibur wisatawan yang berkunjung dna ingin menikmati keindahan gurun pasir dengan menunggangi unta.

Tanpa buang – buang waktu lagi, mari kita lihat ciri – crri singkat untuk dibawah ini;

Deskripsi (Ciri-Ciri) Unta dalam Bahasa Inggris dan Artinya


What does make camel can survive living in the desert ? because they have: (apa yang membuat unta dapat bertahan hidup di gurun? Karena mereka memiliki)

Large feet that helps them to walk on sand without sinking in (kaki yang besar sehingga membuat mereka dapat berjalan di atas pasir tanpa tenggelam). Nostrils that the camel can open and close to keep out blowing sand (lubang hidung yang dapat terbuka dan tertutup melindungi dari debu yang berhembus). Long eyelashes to protect its eyes from blowing sand (bulu mata yang panjang yang dapat melindungi mata mereka dari pasir yang berhembus). Camels store fat in their hump, not water (unta menyimpan lemak dalam punuknya, bukan air).

If they cannot find food, camels use this fat to produce energy (jika mereka tidak dapat menemukan makanan, mereka akan menggunakan lemak ini sebagai sumber energy). When full of fat, the hump stands up (ketika penuh dengan lemak, punuk akan tampak berdiri). But when empty, it is just a lose flap of hairy skin (ketika kosong, punuknya kan tampak seperti kulit berbulu yang kendur). Unlike most mammals, the body temperature of a camel changes during the day, but generally is within a range of 93°F to 107°F (34°C to 41.7°C) (tidak seperti mamamlia lainnya, temperature tubuh mamalia akan berganti di siang hari, tetapi biasanya berada pada 93 derajat Farenhit sampai 107 derajat farenhit (34 derajat Celsius sampai 41.7 derajat celcius) ).

Because of this change, the camel doesn’t sweat as much when the temperature rises (karena perubahan ini, unta tidak banyak berkeringat ketika suhu meningkat). Sweating causes an animal to lose water, so the camel’s temperature changes helps it to conserve water (keringat dapat membuat binatang kehilangan air, jadi perubahan temperature dapat membantu menghemat air). Camels have thick lips so they can eat the prickly desert plants without being injured (unta memiliki bibir yang tipis sehingga mereka dapat memakan tumbuhan gurun yang berduri tanpa terluka). The color of their bodies helps them to blend into their environment (warna tubuh mereka membantu mereka untuk berbaur dengan lingkungan mereka).

This protects them from predators, such as wolves (hal ini dapat melindungi merkea dari para predator, seperti serigala). Camel’s ears are covered with hair, even on the inside (telinga unta di tutupi oleh rambut, bahkan di bagian dalamnya). The hair helps keep out sand or dust that might blow into the animal’s ears (bulu – bulu ini dapat membantu menjaga telinga dari pasir dan debu yang mungkin dapat masuk kedalam telinga binatang). The protruding bone on their forehead acts much like a sun-visor, which helps to keep sunlight out of their eyes (tulang yang menonjol di kening mereka bertindak sebagai pelindung dari cahaya matahari, yang mana bertindak menjaga mata mereka dari silau cahaya matahari).

Camels do not pant, and they perspire very little (Unta tidak tengah – negah, dan mereka berkeringat dalam jumlah yang sangat sedikit). Humans start to sweat when the outside temperature rises above the normal body temperature of 37º C, but the camel has a unique body thermostat (manusia mulai berkeringat ketika suhu di luar meningkat melebihi suhu tubuh normal yaitu 37º C, tetapi unta memiliki thermostat tubuh yang unik). lt can raise its body temperature tolerance level as much as 6º C before perspiring (mereka dapat meningkatkan suhu tubuh mereka sebanyak 6º C sebelum berkeringat), there by conserving body fluids and avoiding unnecessary water loss (sehingga menghemat cairan tubuh dan menghindari dari kehilangan cairan tubuh yang tidak perlu) .

No other mammal can do this (tidak ada mamalia lainnya yang dapat melakukan ini). Because the camel’s body temperature is often lower than air temperature (karena temperature badan unta sering berada lebih rendah dari pada suhu udara), a group of resting camels will even avoid excessive heat by pressing against eachother (unta yang sedang beristiahat bahakan menghindari panas yang berlebihan dengan saling berhimpitan dengan satu – sama lain).

And what further information about camel you should have known ? (dan infrmasi tentang unta apa lagi yang perlu kamu ketahui?) A camel can go 5-7 days with little or no food and water, and can lose a quarter of its body weight without impairing its normal functions (unta dapat melakukan perjalanan 5 – 7 hari dengan jumlah air dan makanan yang sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali).

These days, camels rely on man for their preferred food of dates (saat ini unta bergantung pada manusia untuk makanan kesukaan mereka), grass and grains such as wheat and oats (rumput dan biji-bijian seperti gandum dan haver), but a working camel travelling across an area where food is scarce can easily survive on scrub or whatever it can find – bones, seeds, dried leaves, or even its owner’s tent (tetapi unta yang sedang bekerja berkelana melintasi daerah yang sulit mendapatkan makanan dapat dengan mudah bertahan hidup dengan semak belukar atau apapun yang dapat ditemukan-tulang, biji-bijian, pohon kering, atau bahkan tenda pemiliknya sendiri)!

--*--

Tidak hanya sebagai bintang gurun yang sering mencuri perhatian para turis untuk menungganginya, Unta juga menjadi satu – satunya mamalia yang mampu bertahan tanpa minum dan makan selama 7 hari, bisakah kalian bayangkan melakukan perjalanan selama 7 hari tanpa asuppan makanan sedikitpun? Sudah pasti tidak ada manusia yang mampu melakukan hal ini. Punuk mereka yang sering tampak membengkak bukan tempat menampung air, melainkan tempat menampung lemat yang dapat menjadi sumber energi mereka ketika mereka tidak mendapatkan makanan. Nah, bagi kamu yang punya rencana untuk jalan – jalan ke daerah gurun, kamu bisa langsung bertemu dan menyaksikan langsung ketangguhan binatang unik yang satu ini ya guys..
Loading...