Ciri-Ciri Kucing dalam Bahasa Inggris dan Artinya


CIRI-CIRI KUCING DALAM BAHASA INGGRIS - Siapa yang tidak menyukai kucing? Kucing hampir menjadi binatang favorit begitu banyak orang di dunia. Bahkan beberapa orang memelihara kucing seperti mereka memelihara anak mereka sendiri. Dengan berkembangnya zaman, orang – orang yang memilih kucing menjadi hewan peliharaannya dapat menghasilkan benefit financial. Merawat kucing mereka dengan baik, mengajarkan mereka trik – trik lucu yang menghibur, kemudian menyiarkan video – video kucing mereka di internet dapat menarik banyak orang untuk bekerja sama dalam menjadi sponsor makanan kucing atau barang – barang lainnya yang berhubungan dengan binatang peliharaan. Bahkan mereka dapat menjual merchandise dari binatang peliharaan mereka untuk mendapatkan pemasukan financial.

Nah, tapi kali ini kta tidak akan membahas bagaiamana menghasilkan uang dengan memelihara kucing ya guys, kita akan melihat cirri singkat kucing dibawah ini;

Ciri-Ciri Kucing dalam Bahasa Inggris dan Artinya


Most house cats crave your love and attention, but they prefer they get it on their terms instead of yours (kebanyakan dari kucing peliharaan mendambakan cinta dan perhatian, tetapi mereka lebih memiliki untuk mendapatkan dengan cara mereka sendiri daripada mendapatkannya dengan Cuma-Cuma). Once you get to know your cat, you will understand his preferences (ketika kamu sudah mengenal kucingmu, kamu akan tahu segala hal kesukaan mereka). There are some breed-specific characteristics to consider (terdapat tiga jenis kucing dengan karakteristik yang spesifik).

Persians, for example, typically love affection and are happy to sit on your lap (Persian contohnya, jenis yang sangat suka terhadap kasih sayang dan sangat sennag untuk duduk diatas pangkuan). Because of their long hair, they need regular brushing; otherwise, their hair will mat (karena bulu mereka yang panjang, mereka harus sering di sisir; atau sebaliknya bulu mereka akan kusut). Siamese cats are communicators; they'll speak to you with a distinctive meow and with their body language (kucing Siamese adalah jenis yang suka berkomunkasi; mereka akan berbicara padamu dengan ‘meow’ mereka yang khas dna bahasa tubuh).

Cats urine-mark to leave a message to other cats (kucing meninggalkan tanda mereka dengan air kencing untuk kucing lainnya). One message is that whatever the cat marks is his and other cats need to back off (berisi pesan yaitu tidak peduli dimanapun tanda ini ada kucing lain harus menjauh dari daerah kekuasaannya). Another is that he is available for mating (kucing lainnya hanya untuk menjadi pasangannya saja). Both male and female cats mark (baik kucing jantan atau betina melakukan ‘tanda’ ini).

Cats that live indoors, have no conflicts, have predictable lives and are spayed or neutered probably won’t mark (kucing rumahan, tidak memiliki masalah, hidup mereka terprediksi dan dimandikan atau di sterilkan). Most of the time, unneutered males are the ones doing the marking (biasanya kucing jantan yang tidak di sterilkan adalah yang paling sering memberi tanda). The typical way a cat marks is to back up to a vertical object with his tail in the air (cara kucing kencing untuk memberi tanda, biasanya mendekati objek yang vertical (seperti tembok) kemudian mengangkat ekornya ke atas). He then sprays urine onto the object’s surface (dan kemudian mereke akan menyemprotkan urin mereka ke permukaan objek tersebut).

This behavior is called “spraying (tingkah ini di sebut juga “menyemprot”).” The tail often twitches during the act (ekor mereka sering tampak tersentak ketika menyemprotkan urine). Cats have keen vision; they can see much more detail than dogs (kucing juga memiliki penglihatan yang tajam; mereka dapat melihat secara lebih detail dibandingkan anjing). Concentrated in the center of the retina of the eye, a specific type of cell called a cone gives cats excellent visual acuity and binocular vision (berkonsentrasi pada pusat retina, terdapat sell khusus yang disebut kerucut yang memberikan kucing memiliki visual yang tajam dan penglihatan binokular yang baik) .

This allows them to judge speed and distance very well, an ability that helped them survive as hunters (hal ini memungkinkan mereka untuk menentukan kecepatan dan jarah dengan sangat baik, kemampuan itu yang kemudian membuat mereka dapat bertahan dalam memburu). However, although the cone cells are also responsible for color vision, it is uncertain whether cats can see colors (namun, walaupun sel kerujut tersebut bertanggung jawab atas penglihatan warna, tidak pasti apakah kucing dapat melihat warna atau tidak).

Like dogs, cats also have a lot of the retinal cells called rods, which are good at collecting dim light (sama seperti anjing, kucing juga memiliki banyak cell retina yang di sebut rod, yang mana sangat baik dalam melihat dalam sinar yang redup). In fact, cats can see 6 times better in dim light than people, giving rise to the myth that cats can see in the dark (faktanya, kucing dapat melihat 6 kali lebih bagus di cahaya redup dibandingkan manusia, hal ini kemudian memunculkan mitos yang mengatakan bahwa kucing dapat melihat dalam gelap).

Cats also have a reflective layer called the tapetum lucidum, which magnifies incoming light and lends a characteristic blue or greenish glint to their eyes at night (kucing juga memiliki lapisan reflektif yang disebut tapetum lucidum, yang memperbesar cahaya yang masuk dan memberikan kilaubiru dan hijau pada mata mereka saat malam hari). A unique feature of both canine and feline eyes is the nictitating membrane, which is also called the third eyelid (fitur unik dari kedua mata anjng dan kucing adalah membrane nictitating, yang ana juga disebut kelopak mata ke-tiga).

This additional eyelid is a whitish pink color and is found under the other eyelids in the inside corner (near the nose) of the eye (kelopak mata tambahan ini berwarna pink dan berada di bawah kelopak mata yang lain disudut dalam). The third eyelid extends up when needed to protect the eyeball from scratches (such as while traveling through brush) or in response to inflammation (kelopak mata ke-tiga ini memanjang ketika dibuthkan untuk melindungi bola mata dari goresan (seperti saat bepergian meleati semak belukar) atau sebagai respon terhadap peradangan )).

--*--

Tidak hanya lucu, kucing juga memiliki manfaat bagi kesehatan mental kita guys. Beberapa diantaranya adalah; membantu melepas oksitosin dalam tubuh, saat kita menghabiskan waktu dengan bianatang peliharaan, otak kita akan melepas hormon oksitosin. Hormon ini dipercaya berfungis menciptakan perasaan tenang dan rileks. Dan juga kucing dapat membantu kita mengendalikan amarah, tanpa anda sadari saat kamu sedang menenangkan kucing kesayangan kamu juga menenangkan amarah kamu sendiri. Manfaat lainnya, kucing dapat meredakan gelisah, tanpa kita sadari bahwa dengkuran kucing dapat memberikan dampak positif bagi kita. Dengkuran pada kucing dapat membuat kamu rilekas dan membantu meredakan kegelisahan dan stress.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel