Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Deskripsi Singakat Bunga Bangkai dalam Bahasa Inggris dan Artinya


DESKRIPSI  BUNGA BANGKAI - Indonesia dikenal dengan buminya yang sangat indah. Tidak hanya dengan pemandangan alam yang sangat indah, Indonesia juga dikenal dengan hasil alamnya yang melimpah; minyak, gas, batu bara, emas dan banyak hasil alam lainnya yang membuat Indonesia menjadi sorotan dunia. Tidak hanya berhenti disitu saja, Indonesia yang dikenal dengan kayak an suku dan bahasa juga menjadi satu – satunya Negara yang menjadi rumah pertama bagi Bunga paling terkenal di dunia. Bunga Bangkai merupakan bunga asli Indonesia yang hanya ditemukan di hutan Sumatera Indonesia.

Nah, tanpa buang – buang waktu lagi mari kita lihat contoh deskripsi singkatny dalam bahasa Inggris;

Contoh Deskripsi Singakat Bunga Bangkai dalam Bahasa Inggris dan Artinya


The titan arum's inflorescence can reach over 3 metres (10 ft) in height (ketinggian bunga bangakai dapat mencapai 3 meter (10 kaki) ). Like the related cuckoo pint and calla lily, it consists of a fragrant spadix of flowers wrapped by a spathe, which looks like a large petal ( sama seperti cuckoo pint dan calla lily, terdiri dari setangkai bunga dengan aroma busuk yang terbungkus oleh spathe, yang mana tampak seperti kelopak bunga yang besar). In the case of the titan arum, the spathe is a deep green on the outside and dark burgundy red on the inside, with a deeply furrowed texture (pada bunga bangkai, spathenya berwarna hijau pekat dibagian dalam dan berwarna anggur merah pekat dibagian dalam, dengan tekstur yang berkerut).

The spadix is hollow and resembles a large baguette (spadixnya berlubang seperti bentuk baguette yang besar). Near the bottom of the spadix, hidden from view inside the sheath of the spathe, the spadix bears two rings of small flowers (dekat dengan bagian dasar spadix, tersembunyi dan agak sulit untuk terlihat didalam selubung spathe, spadix menyandang dua cincin kecil dari bunga – bunga kecil). The upper ring bears the male flowers, the lower ring is spangled with bright red-orange carpels (cincin bagian atas menyandang bunga jantan, dan bagian bawah bersinar dengan karpel yang berwarna merah- oranye).

The "fragrance" of the titan arum resembles rotting meat (bau dari bunga bangkai sama seperti daging busuk), attracting carrion-eating beetles and flesh flies (family Sarcophagidae) that pollinate it (menarik perhatian kumbang pemakan bangkai dan lalat daging (family Sarcophagidae) yang menyerbunya). The inflorescence's deep red color and texture contribute to the illusion that the spathe is a piece of meat (warna bunga yang merah pekat dan teksturnya membantu untuk membuat spathe tampak seperti sepotong daging).

During bloom, the tip of the spadix is approximately human body temperature (selama mekar, bagain ujung dari spadix bersuhu sekitar suhu tubuh manusia), which helps the perfume volatilize; this heat is also believed to assist in the illusion that attracts carcass-eating insects (yang mana membantu aroma bunga menguap; suhu ini juga dipercaya sebagai salah satu yang menarik serangga pemakan bangakai).

Both male and female flowers grow in the same inflorescence (baik bunga jantan dan betina tumbuh pada perbungaan yang sama). The female flowers open first, then a day or two following, the male flowers open (bunga jantan kembang lebih dulu, kemudian satu atau dua hari berselang di ikuti dengan bunga jantan yang mekar). This usually prevents the flower from self-pollinating (hal ini biasanya dapat mencegah bunga dari penyerbukan sendiri).

After the flower dies back, a single leaf, which reaches the size of a small tree (steleh bunga kembali mati, sehelai daun, yang mana berukuran sangat kecil), grows from the underground corm (tumbuh kembali dari umbi bawah tanah). The leaf grows on a somewhat green stalk that branches into three sections at the top, each containing many leaflets (daun tumbuh di tangkai yang berwarna agak hijau yang mana bercabang menjadi tiga bagian di bagian atas, masing – masing memiliki banyak selebaran daun).

The leaf structure can reach up to 6 metres (20 ft) tall and 5 metres (16 ft) across (struktur daun dapat mencapai 6 meter (20 kaki) dan 5 meter (26 kaki) ). Each year, the old leaf dies and a new one grows in its place (setiap tahun, daun – daun tua mati dan daun yang bau tumbuh pada tempatnya). When the corm has stored enough energy (ketika umbi sudah memiliki banyak energy), it becomes dormant for about four months (umbi menjadi tidak aktif bekerja untuk beberapa bulan). Then the process repeats(dan kemudian prosesnya berulang – ulang dengan cara yang sama).

The corm is the largest known, typically weighing around 50 kg (110 lb) (umbi dari bunga ii merupakan umbi yang paling besar, biasanya berbobot sekitas 50 kg (110 lb). When a specimen at the Princess of Wales Conservatory, Kew Gardens, was repotted after its dormant period, the weight was recorded as 91 kg (201 lb) (ketika bunga bangkai yang menjadi contoh pada rumak kaca Putri Wales, Taman Kew, dilaporkan dalam periode tidak aktif, bobot bunga tersebut tercatat seberat 91 kg (201lb).

In 2006, a corm in the Botanical Garden of Bonn, Germany was recorded at 117 kg (258 lb), and an A. titanum grown in Gilford (pada tahun 2006, umbi yang terdapat di perkebunan Bonn, Jerman tercatat seberat 117 kg (258lb) dan A. titanium tumbuh di Gilford), New Hampshire by Dr. Louis Ricciardiello in 2010 weighed 138 kg (305 lb) (di New Hampshire oleh Dr. Louis Ricciardiello pada tahu 2010 seberat 138kg (305 lb). However, the current record is held by a corm grown at the Royal Botanic Garden Edinburgh, weighing 153.9 kg (339 lb) after 7 years' growth from an initial corm the size of an orange (namun, rekor saat rekor terbaru saat ini dipegang oleh bunga yang tumbuh di Royal Botanic taman Edinburgh, dengan berang 153.9 kg (339 lb) setelah tumbuh selama 76 tahun dan umbinya berawarna oranye).

The titan arum grows in the wild only in the equatorial rainforests of Sumatra, Indonesia (bunga bangkao hanya tumbuh di hutan tropis Sumatera Indonesia). It was first scientifically described in 1878 by Italian botanist Odoardo Beccari (pertama kalinya ditemukan pada tahun 1878 oleh seorang botani asal Itali bernama Odoardo Beccari). The plant flowers only infrequently in the wild and even more rarely when cultivated (tumbuhna ini jarang tumbuh di alam liar dan lebih sulit untuk tumbuh jika di budidayakan).

It first flowered in cultivation at the Royal Botanic Gardens at Kew in London, in 1889, with over one hundred cultivated blossoms since then (bunga ini pertama kali berbunga di budidaya yang diselenggarakan di taman botani Kew London, pada tahun 1889, dengan lebih dari seratus bunga yang sudah di budidayakan bermekaran setelah itu). The first documented flowerings in the United States were at New York Botanical Garden in 1937 and 1939 ( bunga pertama yang tumbuh yang di dokumentasikan oleh Amerika adalah berada di taman botani New York pada tahun 1937 dan 1939). This flowering also inspired the designation of the titan arum as the official flower of the Bronx in 1939, only to be replaced in 2000 by the day lily (mekarnya bunga ini kemudian menjadi penandaan dari bunga bangkai menjadi bunga dari daerah Bronx pada tahun 1939, yang kemudian digantikan dengan lily pada tahun 2000).

The number of cultivated plants has increased in recent years (jumlah tanaman yang dibudidayakan meningkat beberapa tahun belakangan ini), and it is not uncommon for there to be five or more flowering events in gardens around the world in a single year (dan ini tidak aneh jika terdapat 5 atau lebih bunga bangkai yang berkembang di kebun – kebun di seluruh dunia dalam satu tahun). The titan arum is more commonly available to the advanced gardener due to pollination techniques (bunga bangkai lebih sering dihasilakn oleh para botani yang sudah maju dikarenakan teknik penanaman mereka yang sudah berkembang).


Beberpaa fakta unik dari bunga Bangkai yang masih banyak yang tidak di ketahui oleh orang banyak antara lain: bunga bangkai merupakan bunga Sali Indonesia, bunga yang hanya dapat ditemukan di hutan Indonesia ini bukanlah bunga Raflessia Arnoldi ya, Guys. Memiliki Umbi yang begitu besar yaitu seberat 177 kg, face daun dan bunga pada bunga bangkai tidak sama, face daun dapat mencapai 1-2 tahun, kemdian ketika umbi sudah berada pada fase istarahat slemaa bebrapa bulan sebelum kemudian kembali berbunga. Perbungaan bunga bankai merupakan sekelopok bunga kecil jantan dan betina. Bunga jantan dan bertina tidak masak secara bersamaan, dan bunga seringnya mekar di sore atau malam hari.

Nah, apakah kamu sudah kenal dengan bunga asli Indonesia yang sangat terkenal di dunia ini? Banyak dari para botani di seluruh dunia membudidayakan bunga ini dikebun mereka lho Guys~
Loading...