Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Verbal Noun dan Deverbal Noun, Penggunaan Serta 10 Contoh dalam Kalimat Bahasa Inggris


PENGERTIAN VERBAL NOUN DAN DEVERBAL NOUN - Selamat datang kembali diruang belajar kami. Bagaimana keadaan teman – teman semuanya di bulan April ini. Sudah memasuki bulan baru, tentunya harus memiliki visi dan semangat yang baru juga dong~ seperti biasanya kami hadir untuk memberikan ilmu – ilmu baru untuk membantu teman – teman yang belajar bahasa Inggris secara otodidak dirumah sendirian. Internet tidak selamanya memiliki kontaminasi buruk, karna Internet dapat menjadi wadah belajar yang memikirkan begitu banyak jenis ilmu. 

Salah satunya ruang belajar bahasa Inggris kami yang merupakan wadah ilmu bahasa Inggris yang kami hadirkan untuk seluruh siswa yang bertekad meningkatkan  kemampuan berbahasa Inggris mereka secara otodidak. 

Tanpa buang – buang waktu lagi, mari langsung saja kita lihat penjelasan singkat dibawah ini;


  1. VERBAL NOUN

Verbal noun merupakan kata benda (noun) yang berasal dari sebuah kata kerja (verb). Rumus yang digunakan pada aturan ini sangat sederhana yaitu Verb + Suffix. Suffix yang dimaksudkan disini adalah penambahan akhiran –ing, -al, -ion, dan lain sebagainya. Banyak yang mengira verbal noun memiliki cara kerja yang sama dengan gerunds. Seperti yang kita ketahui bahwa gerunds sering berpasangan dengan verb –ing dan dapat diikuti dengan direct objek. Namun berbeda dengan gerund, verbal noun tidak dapat diikuti dengan direct object.

Verbal noun juga dapat diikuti dengan dterminer atau kata depan seperti the-,this-dan preposional phrase serta bisa dijamakkan.

MACAM – MACAM RUMUS VERBAL NOUN BESERTA CONTOHNYA;

  1. Verbal Noun pada Verb + Suffix (-ly,-al,-ure,-ion,-ry)

  • Roni wait for her family at the arrival gate since an hour ago (Roni menunggu keluarganya di pintu kedatangan sejak satu jam lalu)

  • School has to teach about Education of mental health for young adult (Sekolah harus mengajarkan tentang edukasi kesehatan mental untuk anak – anak muda)

  • I brought this pie in Bread Top Bakery in town (aku membeli kue Pie ini di toko kue Bread Top di pusat kota)

  1. Verbal Noun pada Adjective + Suffix (-om, -ness,-est)

  • Freedom speach sometime can be used as violation (kebebasan berpendapat terkadang dapat menyebabkan sebuah pelanggaran)

  • My sister likes cat, it’s like madness (saudara perempuanku menyukai kucing, dia begitu menggilainya)

  • This is my newst laptop  (ini laptop terbaruku)

  • I’ll give everything to my family, i’ll give them happiness (aku akan memberikan segalanya untuk keluargaku, aku akan memberikan mereka kebahagian)

  1. Verbal Noun pada Determiner + verb/adjective + Suffix (-ing, -age, -ness, -ly)

  • This building were and hospital in 1980 (gedung ini adalah sebuah rumah sakit pada tahun 1980)

  • The package will be arrived by Friday for you (paket itu akan sampai sebelum hari Jumat untukmu)

  • The party is officially started (pesta akan dimulai)

  1. Verbal Noun pada Verb/adjective + Suffix (-ing, -mentioned, -ness, -om)

  • People come and go during the painting of the theater (orang – orang datang dan pergi saat bioskop sedang di cat)


  1. DEVERBAL NOUN

Sama halnya seperti verbal noun, deverbal noun sama – sama berasal dari bentukan  kata kerja (verb). Yang membedakannya adalah fungsi yang dihasilkan oleh Suffix yang mengikutinya. Fungsi Suffix yang mengikuti verb menjadikannya sebuah kata kerja yang mengekspresikan sebuah aksi dari verb. Deverbal noun biasanya diikuti oleh kata sifat (adjective) dan kata kerja (verb) lalu ditambahkan Suffix seperti -er, -or, -ing, -noun dan lain sebagainya.


MACAM – MACAM DEVERBAL NOUN DAN CONTOHNYA;

  1. Devrbal noun pada Adjective + Suffix (-om, -ness, -ful, -est)

  • Boy band group called BTS released their newst album next month (Grup boyband BTS merilis album terbaru mereka bulan depan)

  • Demonstrators speak up about women freedom of choice (para demonstran menyuarakan kebebasan berpendapat untuk wanita)

  • Happiness doesn’t come from others it comes from ourself (kebahagiaan tidak datang dari orang lain, itu datang dari diri kita sendiri)

  1. Deverbal noun pada Verb + Suffix (-er, -ment)

  • His father the most intelligent teacher in our school (Ayahnya adalah guru yang paling pintar di sekolah kami)

  • Fina brings agreement letter to the bos (Fina membawa surat perjanjian kepada bosnya) 

CONTOH – CONTOH LAINNYA:

  1. Repetition: I give you a warning, I don’t want another repetition of yesterday Fault (aku beri kamu peringatan, aku tidak mau kesalahan yang kemarin terulang lagi)

  2. Desicion: I need to leave the city, I know that’s bad desicion , but I need to do it (aku harus meninggalkan kota ini, aku tahu ini keputusan yang buruk, tetapi aku harus melakukannya)

  3. Killing: The suspect killing more than 20 people (tersangka membunuh lebih dari 20 orang) 

  4. Darkness: I’m working late when the blackout happened, the office was in the darkness (aku kerja lembur ketika listrik padam, kantor berada dalam kegelapan)

  5. Kindness: She brings kindness to the class everyday (dia membawa kebahagian ke ruang kelas setiap hari)

  6. Thankful: they were thankful that the war was finally over (mereka bersyukur pernah sudah berakhir)

  7. Excitement: Her cheek was flushed with excitement (pipinya memecah dengan kebahagian)

  8. Achievement: Her parents so proud for her achievement last 2 years (orang tuanya sangat bangga untuk pencapaiannya dua tahun terakhir ini)

  9. Drainage: My father working for the company who build the drainage for the town (ayahku bekerja untuk sebuah perusahaan yang membangun drainase untuk perkotaan)

  10. Breakage: some breakage of bones has occurred (beberapa tulang terjadi kerusakan)

Begitulah penjelasan singkat kami tentang pengertian Verbal Noun dan Deverbal Noun. Semoga ilmu yang kami berikan hari ini berguna dan membantu teman – teman semuanya dalam belajar. Kami akan sebuah hadir dengan pembahasan -pembahasan terbaru. Jangan lupa untuk kembali kembali ke ruang belajar bahasa Inggris kami ya~