Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Perbedaan Subject Complement dan Verb Complement beserta Contohnya


PENGERTIAN, PERBEDAAN, DAN CONTOH SUBJECT  DAN VERB COMPLEMENT - Selamat datang kembali diruang belajar kami, ruang belajar bahasa Inggris yang selalu memberikan artikel -artikel terbaru untuk teman -teman sekalian yang sedang menjalankan sistem belajar otodidak atau juga dikenal dnegan sebutan self-taught. Secara harfiah Self-taught memiliki arti mengajarkan diri sendiri akan sebuah ilmu baru atau keterampilan baru, atau dapat juga disebutkan sebagai sebuah keterampilan atau subjek ilmu pengetahuan yang dipelajari sendiri. Self-taught juga di kenal dengan nama otodidak, dimana para pelajar menentukan cabang ilmu yang ingin dipelajarinya sendiri, kemudian memilih materi yang tepat, mengatur jadwal belajar, hingga memilih metode belajar yang tepat untuk dirinya sendiri. Metode otodidak tidak menyediakan pembimbing atau guru sebagai seorang pengajar. Seorang yang otidak akan menjadi guru bagi dirinya sendiri dan juga murid bagi dirinya sendiri. 

Tidak perlu tunggu lama lagi, marinlansgung saja kita masuk ke pembahasan kita hari ini; 

  1. SUBJECT COMPLEMENT

Subject complement adalah sebuah kata atau frasa yang mengikuti linking verb dan menjelaskan subjek pada kalimat. Linking verb yang dimaksud di sini adalah verb yang digunakan untuk mengubungkan subjek kepada deskripsi yang baru. Contoh yang paling sering di gunakan adalah tobe, to be come, to appear, to feel, to look, to smell, and to taste.

Contohnya;

The box is a present ( kotak ini adalah sebuah hadiah), dimana dapat kita jabarakan dalam penjelasan singkat bahwa The box adalah subject, is merupakan linking verb (tobe), dan a present merupakan subject complement.

Contoh lainnya dapat dilihat sebagai berikut;

  1. Sarah is a teacher (sarah adalah seorang guru)

Linking verb yang digunakan adalah is (tobe), sedangkan subject complement (yang mengidentifikasi) subject Sarah adalah kata benda teacher.

  1. She will be fine (dia akan baik – baik saja)

Linking verb yang digunakan adalah will be (tobecome), sedangkan subject complement (yang mendeskripsikan) subjek She adalah kata sifat fine.

  1. The Pie looks burnt to a cinder (Pie ini gosong dan terlihat hampir seperti abu)

Linking verb yang digunakan adalah looks (to look), sedangkan subjek complement (yang mendeskripsikan) subject The Pie adalah kata sifat burnt.

  1. Jennie was a ghost, she appeared at 12 and looked stunning (Jennie adalah hantu, dia selalu muncul dengan penampilan menawan saat jam 12 malam)

Linking verb yang digunakan adalah was (tobe), sedangkan subject complement (yang mendeskripsikan) subject Jennie addalah kata sifat stunning.

  1. If you put butter and salt on popcorn, it tastes like salty butter (jik kamu menambahkan garam dan mentega dalam popcorn, rasanya akan seperti mentega asin)

Linking verb yang digunakan adalah tastes (to taste), sedangkan subject complement (yang mengidentifikasi) subject popcorn adalah kata benda salty butter

  1. As  for me, except for an occasional heart attack, I feel as young as I ever did (menurutku pribadi, kecuali jika aku terkena serangan jantung mendadak, aku mereasa muda seperti sedia kala)

Linking verb yang digunakan adalah feel (to feel), sedangkan subject complement (yang mengidentifikasi) subject I adalah kata sifat young.

Pada subject complement tidak dibenarkan untuk menggunakand adverb sebagai  subject complement. Misalnya;

This soup tastes badly; badly adalah adverb yang mana tidak boleh dipasangka dengan subject complement. Kalimat yang benar adalah This soup tastes bad (sup ini rasanya tidak enak)


  1. VERB COMPLEMENT

Verb complement adalah kata, frasa, atau klausa yang mengikuti kata kerja untuk menambah lebih banyak informasi. Verb complement memperkuat arti dari sebuah kata kerja dalam kalimat. 

Contohnya:

Kara build (kata kerja tanpa complement, sehingga informasi yang disampaikan tidak jelas dan tidak memiliki arti tertentu.

Kara build a leggo tower (berikut contoh kata kerja yang dilengkapi dengan verb complement sehingga informasi yang disampaikan jelas dan memiliki arti)


Conoth lainnya dapat dilihat sebagai berikut;

  1. I want to eat pizza for dinner tonight (aku ingin makan pizza untuk menu makan malam hari ini)

  2. Let’s clean the house before Mom come home (ayo kita besihkan rumah sebelum ibu pulang ke rumah)

  3. I hope Rara win this competition (aku harap Rara bias memenangkan kompetisi ini)

  4. We enjoyed watching Korean drama (kami menikmati drama Korea)

  5. Do you mind switching our seat? (apa kamu keberatan untuk menukar tempat duduk?)

  6. You can’t beat us on the race (kamu tidak bisa mengalahkan kami di balapan)

  7. We have food for you (kami punya makanan untukmu)

  8. I’m watching a horror movie (aku sedang nonton film horror)

  9. Jack beat Conan in the final (Jack mengalahkan Conan di babak final)

  10. Do you mind passing the salt for me? (apakah kamu keberatan untuk mengmabil garam itu untukku?)

  11. Jena taught us Mandarin last week (Jena mengajarkan kami bahasa Mandarin minggu lalu)

  12. Could you pass Jhon this water? (bisakah kau berikan air ini utnuk John?)

  13. Don’t tell my parents anything (jangan beri tahu orang tuaku tentang apapun)



Perbedaan antara keduanya dapat disimpulkan sebagai berikut; bahwa subject complement adalah kata, frasa yang mengikuti linking verb untuk menjelaskan subjek dari kalimat, sedangkan verb complement adalah kata, frasa, klausa yang mengikuti kata kerja untuk menambahkan informasi dari kalimat tersebut.

Begitulah penjelasan singkat pembahasan subject dan verb complement hari ini. Ruang belajar bahasa Inggris kami adalah ruang belajar yang sangat ramah untuk para pelajar Self-taught, oleh sebab itu jangan lupa untuk kembali mengunjungi ruang belajar kami. Kami menyediakan artikel pembahasan yang sederhana namun memiliki nilai yang cukup besar untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris teman – teman semuanya.  Tetap jaga kesehatan dan sampai jumpa di ruang belajar bahasa Inggris selanjutnya.