Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita Harry Potter dalam Bahasa Inggris dan Artinya



KISAH SINGKAT HARRY POTTER - Selamat datang kembali diruang belajar kami, semoga teman – teman sekalian berada dalam lindungan Tuhan dan sehat selalu. Hari ini kita kembali dengan kisahdogeng singkat lainnya. Tidak bosan dengan cerita dogeng bukan? Dogeng bukan hanya sekedar cerita pengantar tidur, dogeng memiliki begitu banyak pelajaran bijak yang bisa kita jadikan pelajaran dalam kehidupan sehari – hari.

Hari ini kita kembali dengan kisah singkat Harry Potter. Siapa yang tidak mengenal Harry Potter. Kisah penyhir cilik yang begitu melekat dalam ingatan banyak orang dewasa. Menemani masa kecil mereka dengan penuh bahagia. Tanpa buang – buang waktu lagi mari langsung saja kita lihat cerita singkat dibawah ini;

Cerita Harry Potter dalam Bahasa Inggris dan Artinya


Harry Potter is a orphanage young boy who has lost parent since he was very little baby. Harry was born to a magician father and mother. They are not ordinary human being they can do a trick and spell. Harry lives together with Dursley’s Family; uncaring Aunt Petunia, loathsome Uncle Vernon, and spoiled cousin Dudley. The Drusley family barely tolerate Harry, his aunt really don’t care about him, his fatty cousin Dudley always bullies him everytime he stay at home. They were living in suburb of little Whinging, Surrey, London (Harry Potter adalah seorang anak lelaki yang kehilangan orang tuanya sejak dia bayi. Harry lahir dari pasangan penyihir. Mreka bukanlah manusia biasa, mereka bisa membaca mantra dan melakukan atraksi. Harry tingga bersama keluarga Dursley; bibi yang tidak peulian bernama Petunia, Paman yang menjijikkan bernama Vernon, dan seorang putra yang manja bernama Dudley. Keluarga Drusley kurang bertoleransi terhadap Harry, bibinya benar – benar tiak perduli terhadapnya, Dudley si gendut juga selau membulinya setiap kali dia berada dirumah. Mereka tinggal di kota kecil bernama Whinging, Surrey, London).

Young Harry Potter never feel loved by parents, his private room at home was small cellar under the stair where we normally put cleaning stuff such us moob, swab, broom etc. He was Happy even he didn’t grow up in very loving family (Harry Potter tidak pernah merasakan cinta dari orang tua, kamar tidurnya dirumah adalah gudang kecil dibawah tangga tempat dimana biasanya mereka menyimpan alat bersih – bersih rumah seperti sapu, kain pel, sapu lidi, dan lainnya. Dia begitu bahagia walaupun dia tidak dibesarkan oleh keluarga yang penuh kasih sayang).

One day Harry is astonished to receive a letter addressed to him in the cupboar under the stairs (where he sleeps). Unfortunatelly before he can open the letter, Uncle Vernon takes it and tear them all up, since that day the same letter come to Harry, but he never get any chance to open and read it even once (suatu hari Harry sangat bersemangat untuk menerima surat yang ditujukan kepadanya berada di lemari bawah tangga (tempat biasa dia tidur). Sayangnya sebelum dia sempat emuka surat tersebut, paman Vernon mengambilnya dan merobek semuanya, seak hari itu surat yang sama terus datang untuk Harry, tetapi dia tidak pernah mendapat kesempatan untuk membukanya bahkan sekali saja).

One day when the Drusley Family go vacation to miserable shack small island on Harry’s 11th birthday a giant called Hagrid arrives to their home and reveals that Harry is a wizard an he has been accepted at the Hogwarts School of Withcraft and Wizardry (suatu hari ketika keluarga Drusley pergi berlibur di suatu pulau yang begittu menyedihkan paa hari ulang tahun Harry yang ke-11 seorang raksasa bernama Hagrid datang kerumah mereka dan mengatakan bahwa Harry aalah seorang penyihir dan dia sudah diterima di sebuah sekolah penyihir bernama Hogwarts sebuah sekolah untuk para penyihir) .

He also showed Harry about his past, informing the boy that his parents also a wizard and a witch there were killed by the evil wizard Voldemort and that Harry acquired the lightning- bolt scar on his forehead during the fatal confrontation (dia juga menunjukkan Harry akan masa lalunya, mengatakan ke pada anak itu bahwa kedua orang tuanya adalah seorang penyihir juga yang dibunuh oleh penyihir paling jahat bernama Voldemort dan oleh sebab itu Harry memiliki tanda seperti kilat petir di keningnya).

Harry have no choice but happily agree to join the school. The students are sorted into one of four houses—Gryffindor, Hufflepuff, Ravenclaw, Or Slytherin. Harry ends up in Gryffindor, and in his first year he become close friend with two other memers of the house, Ron Weasley and Hermione Granger (Harry tidak memiliki pilihan lain selain dengan sangat ahagia menyetujui untuk bergabung di sekolah tersebut. Semua siswa masing – masing dibagi kedalam satu golongan dari 4 golongan yang tersedia—Gryffindor, Hufflepuff, Ravenclaw, dan Slytherin. Harry mendapat golongan Gryffindor, dan pada tahun pertamanya dia berteman dekat dengan dua orang naggota lainnya dari golongan yang sama, Ron Weasley dan Hermoine Granger).

Harry was known as a famous wizard’s chilren. Everyone knows him from his scar on forehead, that makes him finds an enemy named Draco Malfoy from Slytherin. Harry grows to be a great student, his progress in flying on a broomstick makes him a star of Gryffindor’s Quiddicth team. Draco hatred grow faster, and he really want to put Harry and his friends in trouble. So he tricks them one night, he makes them leaving their rooms. Leaving room at night means a violation of school rules. But luckily, they dodn’t get caught by teachers (Harry dikenal sebagai penyihir kecil yang egitu terkenal. Semua orang mengenal dirinya dari tanda luka yang dia miliki dikeningnya, hal itu yang membuat dirinya memilikimush bernama Draco Malfoy dari golongan Slytherin. Harry tumbuh menjadi siswa yang cerdas, kemampuannya dalam menerbangkan sapu terbang membuatnya menjadi bintang di kelompok Quiddicth dari Gryffindor. Kebencian Draco semakin bertambah, dan dia begitu ingin untuk membuat Harry dan teman – temannya dalal masalah. Dia kemudian menjebak mereka di suatu malam, dia membuat mereka meninggalkan kamar mereka. Meninggalkan kamar dimalam hari adalah pelanggaran peraturan sekolah. Tetapi untungnya, mereka tidak tertangkap oelh para guru).

Haryy learn alot about what he really is, he wants to be a master of wizard so he can find Voldemort who had killed his parents when he was a little baby. Voldemort take away his chance tobe a normal children who grew up and being love by their parents (Harry belajar banyak tentang jati dirinya, dia ingin menajadi penyihir terhebat sehingga dia dapat menemukan Voldemort yang telah membunuh orang tuanya ketika dia masih bayi. Voldemort merebut kesempatannya untuk tumbuh menjadi anak normal yang tumbuh dengan kasih saying dari kedua orang tua mereka).

Kisah Harry memang murni penuh dengan hayalan, namun tidak menutup kemungkinan mengajarkan kita di masa kecil dulu tentang banyak pelajaran bijak. Kisah pertemanan Harry dengan kedua sahabat dekatnya, tidak pernah lekang oleh waktu dan kerap saling melindungi. Perjuangan Harry menjadi anak yatim yang dibenci oleh banyak orang membuatnya belajar untuk tidak pernah menyerah karna dia percaya bahwa dia mampu menjadi seorang penyihir yang handal.