Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Story Telling Hansel and Gretel dalam Bahasa Inggris dan Artinya


STORY TELLING HANSEL DAN GRETEL - Good morning good people. Welcome back in ruang belajar bahasa inggris kami. Seperti biasa kami pasti kembali dengan pembahasan – pembahasan terbaru yang pastinya dapat membantu teman – teman sekalian dalam belajar bahasa Inggris secara otodidak. Seperti pembahasan di minggu lalu, kita kembali dengan cerita – cerita singkat dogeng anak dalam bahasa Inggris. Tanpa buang – buang waktu lagi, ayo langsung saja kita lihat conoth singkat di bawah ini;

Contoh STORY TELLING HANSEL DAN GRETEL DALAM BAHASA INGGRIS DAN ARTINYA


Hansel and Gretel are siblings which live in the forest with their father and stepmother. Their real mother had passed away when Gretel was born. The father re-married a woman that has a wicked character. Stepmother asks the children to do homework, she even takes both of them to the forest to collect the wood. They are living under unstable finances. Day by day has passed, they run out of food, and the father unable to earn a lot of money to fulfill their needs. Stepmother approaches the father and seduces him to left the children deep in the forest (hansel dan gretel adalah dua bersaudara yang tinggal di dalam hutan bersama ayah dan ibu tiri. Ibu kandung mereka sudah meninggal ketika lahir. Ayahnya kemudian menikah lagi dengan seorang wanita yang sifatnya sangat jelek. Ibu tiri meminta mereka untuk melakukan pekerjaan rumah, dia bahkan meminta kedua dari mereka untuk pergi hutan dan mengumpulkan kayu. Mereka tinggal dalam keadaan ekonomi yang tidak stabil. Hari demi hari berlalu, mereka kehabisan bahan makanan, dan ayah mereka tidak mampu untuk menghasilkan uang yang banyak untuk memnuhi kebutuhan mereka. Ibu tiri kemudian merayu ayah untuk membuang kedua anak terseut ke dalam hutan).

“How could I left my beautiful babies alone in the forest, they could die” says father. Stepmother angry because he won’t agree with her plan, then she says “ if you let them stay with us you’ll let all of us die in this house since we run out of food”. Father gets silent for a moment until he finally agrees to accept the suggestion (“bagaimana bisa aku meninggalkan anak – anakku sendirian di dalam hutan, dia bisa mati” kata ayah. Ibu tiri marah besar karena dia tidak setuju dengan rencananya, kemudian dia berkata “jika kau membiarkan mereka untuk tinggal bersama ki, kau akan membiarkan kita semua mati di dalam rumah ini karena kita sudah kehabisan bahan makanan.” Aah terdiam eberapa saat sebelum akhirnya dia setuju untuk menerima penawaran tersebut.).

Hansel and Gretel who has been set to the bed earlier wake up and hearing the conversation. Gretel is crying, she is afraid of being abandoned by her father. Hansel tries to calm her down “ don’t worry Gretel I will take care of you.” He says. And then they wake up and head to the kitchen. They take pabbles as much as they can. Hansel hides the pebbles in his pocket and Gretel in her apron. The next morning when both of them waked by the stepmother, they are brought to the forest to collect the wood (hansel dan gretel yangs udah tidur lebih awal terbangun dan mendengar pembicaraan tersebut. Gretel menangis, dia takut di buang ke hutan oleh ayah kandungnya sendiri. Hansel mencoba untuk menenangkan nya “ jangan khawatir gretel aku akan menjagamu.” Katanya. Kemudian mereka bangkit dari tempat tidur dan pergi ke dapur. Mereka mengambil kerikil sebanyak mungkin. Hansel menymebunyikan kerikil – kerikil tersebut di dalam kantongnya dna gretel di dalam apronnya. Esok paginya ketika edua dari mereka dibangunkan oleh ibu tiri, mereka dibawa kedalam hutan untuk mengumpulkan kayu) .

“Wake up both of you, you need to help your parents collecting wood in the forest.” But Hansel dan Gretel knew they will be abandoned soon by their parents. On the way to the forest, Hansel and Gretel throw the pebbles to mark their way from their home. Gretel looks back and her father asks “Oh, sweetheart what are you looking at ?” and she says, “ I’m looking at my white cat on the roof.” Stepmother yells at her “ that’s not a cat you dumb, that’s a sun shining on the white chimney.” (bangun! Kalian harus membantu orang tua kalian mengumpulan kayu di dalam hutan.” Tetapi hansel dan gretel sudah tahu mereka akan di buang ke dalam hutan segera oleh orang tua mereka. Dalam perjalanan menuju hutan, hansel dan gretel melempar kerikil dijalan unutk menandai jalan mereka menuju rumah. Gretel erpaling ke belakang dan ayahnya bertanya “ oh, sayang apa yang amu lihat?” dan dia menjawab “auk sedang melihat kucing putihku diatas atap.” Kemudian ibu tiri erteriak “ dasar anak bodoh, itu bukan kucing, itu adalah cerobong asap yang diterpa sinar matahari.”)

Then they arrive in the forest. Stepmother asks them to wait until they finish chopping the wood. They are resting under fresh sunshine and birds singing. They fall asleep while waiting and when they awake their parents disappear. They can’t hear their father's ax chopping the wood. Gretel cry in her deep terror feeling but Hansel tries to calm her down “ don’t worry Gretel we will find wat bach home when the moon comes out, I left the pebbles on the street so we can find a way back home.” Hansel keeps his promise. They follow the pebbles and find their home back (kemudian mereka sampai di hutan, iu tiri meminta mereka untuk menunggu sampai mereka siap memotong kayu. Mereka beristirahat dibawah cahaya matahari yang begitu segar dan burung yang bernyanyi. Mereka tertidur saat sedang menunggu dan ketika mereka terbangun orang tua merkea sudah menghilang. Mereka tidak dapat mendengaran suara kapak ayah mereka yang sedang memotong kayu. Gretel menangis dalam ketakutan yang sangat dalam tetapi hansel mencoa menenangkannya “ jangan khawatir kita akan kembali menemukan jalan pulang ketika sinar ulan terbit, au sudah melempar kerikil – kerikil sebaga tanda jadi kita akan menemukan kembali jalan pulang”. Hansel memenuhi janjinya. Mereka mengikuti kerikil – keriil yang di buang di jalan dan berhasil embali ke rumah).

Their father so happy to see them again, he regrets his previous decision to leave his beloved children in the forest. They sleep in their room that day but the stepmother feel unsatisfied with this condition, she tries to convince the father to throw them away again deep into the forest “We need to left them again back in the forest, deep deep in the forest this time.”( ayah mereka begitu bahagia untuk melihat mereka lagi, dia egitu menyesal sudah akan keputusannya sebelumnya untuk meninggalkan mereka didalam hutan. Mereka tidur di dalam kamar mereka hari itu tetapi ibu tiri mereasa tida puas dnegan keadaan yang ada saat ini, dia mencoba kembali meyakinkan ayah untuk membuang mereka kemali ke dalam hutan “ kita harus meninggalkan mereka di dalam hutan lagi, jauh di dalam hutan kali ini.”)

Father has no choice but to agree with stepmother, next morning Hansel and Gretel are taken away to the forest again. Stepmother gives them a slice of bread for each other. Hansel tried the same way to mark the path, he left the read crumbs on the street hope it can help them to find a way back home. But unfortunately, the crumbs persuade the doves to come. The doves eat the crumbs so they lost their way at night when they want to go back home (ayah tida memilik pilihan lain keculi setuju dengan ibu tiri, esok paginya hansel dan gretel dibawa kembali ke dalam hutan. Ibu tiri memberkan mereka masing – masing sepotong roti. Hansel mencoba hal yang sama untuk menandai jalan mereka, dia meninggalkan remah – remah roti di jalan berharap itu dapat membantu mereka kembali ke rumah nantinya. Tapi sayangnya, remah – remah tersebut memancing perhatian para merpati untuk datang. Merpati kemudian memakan remah – remah tersebut jadi mereka kehilangan jalan kembali pulang ke rumah ketika mereka ingin pulang kerumah).

They feel so cold, hungry, tired, and scared in the forest alone. They keep walking to find help until they find a cake house. This cake house smells very nice and sweet, they taste the rooftop which is made from chocolate “It’s really sweet, the taste is so good” Gretel says. They are eating as much as they want until they hear someone came outside, an old lady shows up and they feel surprised. The old lady smile so friendly “ “Come inside, both of you look tired, don’t worry I will cook for you.” The old lady welcoming both of them with the love but the truth she is a very wicked witch (mereka kedinginan, lapar, lelah, dan ketakutan sendiri didalam hutan. Mereka terus berjalan mencari pertolongan sampai ahirnya mereka menemukan rumah kue. Rumah kue ini memiliki aroma yang begitu enak dan manis, mereka mencoba mencicipi atap dari rumah tersebut yang mana terbuat dari coklat “rasanya begitu manis, rasanya sangat enak.” Kata gertel. Mereka makan sebanyak yang mereka inginkan sampai akhirnya mereka mendengaran suara seorang wanita tua yang menyambut mereka berdua dengan penuh cinta tetapi sebenranya wanita tersebut adalah penyihir yang sangat jahat).

She gives Hansel and Gretel a place to sleep. But quietly she has planned to eat both of them. “ I got delicious food for a week, it’s so tasty.” The witch has arranged to eat hansel first after she makes hansel getting fat. She wakes them up and separates the siblings “Wake up you boy need to sleep in the cage, I need to make you fattier so you will taste better.” They feel scared when they realized she will eat both of them. Gertel cries her eyes out when her bother taken away to the cage (dia memberi hansel dan gretel tempat untuk tidur. Tetapi diam – dia dia sudah merencanakan untuk menyantap mereka bedua “Aku sudah mendapatkan makanan yang sangat lezat untuk sepekan, mereka terlihat begitu lezat.” Penyihir tersebut sudah berencana untuk memakan hansel terlebih dahulu setelah membuat badannya gemuk. Dia mebangunkan mereka dan memisahkan mereka berdua “Kaian bangun, anak laki – laki harus tidur dalam kerengkeng, aku harus membuatnya menjadi semakin gemuk jadi kau akan semakin lesat untuk dimakan.” Mereka merasa ketakutan ketika mereka sadar penyihir ini aan memaan mereka berdua. Gretel menangis sangat keras ketika abangnya diawa ke dalam kerengkeng) .

“ You girl, stop crying we need to work to make your brother gain weight.” Gretel is forced to help the witch to cook food for hansel. Every day the witch will check hansel's body weight, her eyesight is so bad, she can’t see clearly but she can smell the kids from faraway. So she always needs to touch hansel's fingers to guess his body weight. But hansel clever than she thinks, he gives an animal waste bone every time the witch wants to know his body weight (“Kau, berhenti menangis ita harus beerja untuk membuat berat badan abangmu semakin naik,” gretel di paksa untuk membantu penyihir memasak untuk hansel. Setiap hari penyihir akan memeriksa berat badan hansel, namun penyihir memiliki penglihatan yang buruk, jadi dia tidak dapat melihat dengan jelas tetapi dia dapat mencium bau anak – anak dari kejauhan. Jadi, dia harus selau menyentuh jari – jari hansel untuk menebak berat badannya. Tetap hansel lebih pintar dari yang dipikirkan penyihir, dia memberi tulang – tulang binatang setiap kali penyihir ingin tahu keadaan berat badannya) .

She gets angry when she knows Hansel doesn’t get fat as soon as she expected. And then she yells “ Girl, take me water we need to make your brother fat enough before I consume him. The witch then makes a dough, she asks Gretel to prepare the oven and ask her to check the heat, whether the oven hot enough to cook the dough. The oven is so big, there is a door in front of it. “I don’t know how to check the heat of this oven,” Gretel says (dia marah ketika dia tahu bahwa tubuh hansel tak kunjung bertambah gemuk seperti yang diharapkannya. Kemudian dia berteriak “Hei kau, ambilkan aku air kita harus membuat abangmu bertambah gemuk sebelum aku memakannya. Penyihir tua tersebut kemudian membuatkan adonan, dia menyuruh Gretel untuk menyiapkan oven dan memintanya untuk memerikasa suhu over apakah oven sudah cukup panas untuk memasak adonan. Oven tersebut berukuran sangat besar, terdapat pintu didepannya. “Aku tidak bagaimana cara memeriksa suhu dari oven ini. “ kata Gretel) .

“You are a simpleton. You just need to open the door and get into the oven to feel the heat like this.” When the witch is teaching her, she pushes the witch into the oven then closes the door. Gretel runs to her brother and releases him. “ brother, don’t worry the wicked witch has died, we can go home now.” Then the siblings run away to find her way back home. They find their home again. The father cries with happiness to see the kids again, their stepmother has passed away. They live happily ever after together (“Dasar kau bodoh. Kau hanya perlu membuka pintunya dan masuk kedalam oven untuk merasakan suhu panasnya seperti ini.” Ketika penyihir tengah mengajari Gretel, dia mendorong penyihir masuk kedalam oven dan kemudian menutup pintunya. Gretel berlari untuk membebaskan abangnya. “Hansel, jangan khawatir penyihir jahat tersebut sudah mati, kita dapat pulang kerumah sekarang.” Kemudian dua bersaudara tersebut kabur dari rumah penyihir untuk mencari jalan pulang ke rumah. Mereka menemukan rumah mereka kembali. Ayah ereka menangis bahagai melihat anak – anaknya kembali,ibu tiri mereka sudah meninggal dunia. Mereka hidup bahagia bersama selamanya).

Membaca dapat membantu tumbuh kembang anak. Dapat meningkatkan kreatifitas mereka dalam berfikir. Kereatifitas dapat membantu mereka mabangun karakter dan juga menemukan bakat yang nantinya dapat menjadi acuan mereka dalam menempuh pendidikan formal. Masa kanak – kanak adalah masa ke-emasan, maka jangan sia – siakan masa kecil mereka. Sampai jumpa di ruang belajar selanjutnya~
Loading...