Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita Kisah Nabi Ishaq AS dalam Bahasa Inggris dan Artinya


KISAH NABI ISHAQ - Welcome back in our class, how are you guys doing lately? semoga kalian semua dalam keaddaan baik – baik saja walaupun pandemic yang sudah melanda seluruh umat manusia di seluruh dunia belum membaik jua. Hari ini kita kembali dengan latihan – latihan bahasa Inggris yang pastinya sangat berguna bagi teman – teman sekalian.

Hari ini kami kembali dengan kisah nabi Ishak yang merupakan anak dari Ibrahim. Ishak merupakan putra kedua dari istri pertama Ibrahim yang begitu dicintainya. Ishak merupakan nabi pilihan yang mana disebutkan memiliki ilmu yang tinggi dengan karakter yang sempurna, begitu juga dengan para keturunanya. Tanpa buang – buang waktu lagi, mari kita lihat kisah singkatnya dibawah ini;

Cerita Kisah Nabi Ishaq AS dalam Bahasa Inggris dan Artinya


The Prophet Ibrahim had two sons-Prophet Isma'il and Prophet Ishaq (peace be upon them). The Prophet Ishaq (peace be upon him) was his second son born of Sarah, his wife (nabi Ibrahim memiliki dua orang putra (Nabi Ismail dan Nabi Ishak AS). Nabi Ishak merupakan anak kedua yang lahi dari Sarah, istrinya). When the Prophet Ibrahim (peace be upon him) passed through an ordeal of sacrificing his affectionate son, Prophet Isma'il (peace be upon him) a glad-tidings of the birth of another son, Prophet Ishaq (peace be upon him) was conveyed to him (ketika nabi Ibrahim melewati ujian pengorbanan anaknya, Nabi Ismail, ibrahi di karunia seorang putra lagi bernama Ishak). The Holy Qur'an says: "And We gave him the tiding of the birth of Ishaq, a prophet among the righteous." (37: 112)(dalam Al-quran disebutkan “kami emmberikannya kabar atas kelahiran Ishak, nabi diantara orang – orang yang benar)

The Prophet Ibrahim (peace be upon him) had attained the age of one hundred years and Sarah was ninety (saat itu nabi Ibrahim berusia 100 tahun dan Sarah berusia 90 tahun). They had practically lost all hope of having an issue at this advanced age when the angel came to Prophet Ibrahim (peace be upon him) with the happy news of the birth of a wise son, his wife laughed and did not believe it (mereka sudah kehilangan harapan untuk memiliki seorang anak pada usia mereka yang sudah tua ketika malaikat datang menemui Ibrahim dengan kabar gembira bahwa istrinya akan melahirkan seorang anak, istrinya tertawa dan tidak mempercayainya).

She remarked that she had passed the age and now it was simply a folly to expect a child. The Qur'an tells us how this news was imparted to the Prophet Ibrahim (peace be upon him) and his wife (Sarah mengatakan bahwa dia sudah berusia lanjut dan merupakan hal yang sangat bodoh untuk mengharapkan seorang anak. Dalam Al-quran dijelaskan bagaimana kabar ini diberitahukan kepada nabi Ibrahim dan istrinya):

"And his wife standing by, laughed when We gave her good tidings (of the birth) of Ishaq and after Ishaq of Ya'qub (Jacob). She said: Oh, Woe is me! Shall I bear a child when I am an old woman and this my husband is an old man? Lo! this is a strange thing. They said: wonder thou at the Commandment of Allah ? The mercy of Allah and His blessings be upon you, 0' people of the House! Lo! He is Owner of Praise, Owner of Glory." (11: 71-73) (dan istrinya berdiri didekatnya, tertawa ketika kami memberitakannya kabar gembira (perihal kelahiran) Ishak dan setelahnya adalah Yakub. Dia mengatakan cobaan bagiku! Haruskah aku melahirkan seorang anak, sedangkan aku seorang yang sudah tua suamiku adalah seorang pria tua juga? Ini sangatlah aneh: mereka pun mengatakan: mengapa engkau ragu atas ketetapan Allah? Ini merupakan rahmat dan berkah Allah kepadamu, wahai ahlubai! Sesuangguhnya Allah maha terpuji, Maha pengasih!”)

The Quran did not mentioned the detail about the story of Isacc (PBUH), and nor about his followers as well. But, Allah Praised Isacc in several verse in the Quraan, such as (Al Qur'anul Karim tidak menyebutkan secara panjang lebar kisah Nabi Ishaq 'alaihis salam, demikian pula tentang kaum yang kepada mereka diutus Nabi Ishaq. Akan tetapi Allah memuji Nabi Ishaq di beberapa tempat dalam Al Qur'an, di antaranya):


“And commemorate our servants Abraham, Isaac, Jaqob, possessors of power dan vision. Verily we did choose them for a special (purpose) – Proclaiming the Message of the Hereafter. They were, in our sight, truly, of the company of the elect and the God” (Quran Saad:45-47) (Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi.--Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.--Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik.)

The scholars said, Isaac when he married Rafqah binti Batu’il when his father (Ibrahim AS) alive, he was 40 year old at the time. His wife was steril, because of that Isaac pray to God for her wife, God gave him answer and makes his wifa Rafqah pregnant and gave a birth for twins son. He is Iishuu. Arabian tribe called him ‘Iish: which becomes ancestor of the rome. And the second one called Ya’qub. He was called Ya’qub because he was born he was holding his brother’s heel. He was called as Israil and known as Bani Israil ancestor (Ahli Kitab menyebutkan, bahwa Ishaq ketika menikahi Rafqah binti Batu'il saat ayahnya (Nabi Ibrahim) masih hidup, saat itu usianya 40 tahun. Istrinya adalah seorang yang mandul, maka Nabi Ishaq berdoa kepada Allah untuknya, hingga istrinya pun hamil dan melahirkan anak yang kembar; yang pertama bernama 'Iishuu. Orang-orang Arab menyebutnyta 'Iish; ia adalah nenek moyang bangsa Romawi. Yang kedua bernama Ya'qub. Disebut Ya'qub karena ia lahir dalam keadaan memegang tumit saudaranya. Ia juga disebut Israil, yang merupakan nenek moyang Bani Israil).

The Prophet Ishaq (peace be upon him) was born as God willed. He was the chosen servant of God and his descendants were men of high spiritual rank and character (Nabi Ishak (AS) lahir atas kehendak Allah. Dia merupakan manusia pilihan Allah dan keturunannya merupakan orang – orang yang memiliki kepintaran dan karakter yang baik). He was inspired to do noble deeds and establish right warship. He was generous at heart (dia terispirasi untuk melakukan perbuatan baik dan membangun perang yang sehat. Dia merupakan seorang manusia yang begitu murah hatinya).

--*--

Semoga kisah singkat diatas dapat membantu teman – teman sekalian dalam memberikan isnpirasi hidup. Lewat kisah para nabi kita dapat mengambil pelajaran hidup dan hikmahnya, sehingga dapat membantu kita dalam menjalani semua ujian yang kita hadapi dalam hidup. Baik ujian yang kecil maupun ujian yang besar. Sampai jumpa di ruang bahasa inggris selanjutnya~
Loading...