Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Cerita Kisah Nabi Hud AS dalam Bahasa Inggris dan Artinya


CERITA KISAH NABI HUD DALAM BAHASA INGGRIS - Selamat pagi semuanya, selamat datang kembali diruang belajar kami. seperti biasanya kami akan kembali dengan artikel – artikel baru yang pastinya akan menambah ilmu pengetahuan teman – teman semua. seperti biasa, pembahasan kali ini pastilah berguna untuk pelatihan bahasa inggris teman – teman sekalian. Semakin banyak membaca artikel bahsaa inggris, maka akan semakin banyak kosa kata baru yang kita dapatkan, bukan?

Nah, kali ini kita masih membahas cerita teladan dari pada Rasul Allah. Kisah – kisah Rasul yang dapat kita ambil hikmahnya, yang dapat kita jadikan pelajaran dalam hidup. tanpa buang – buang waktu lagi mari langsung saja kita lihat cerita singkat nabi Hud dibawah ini;

Contoh Cerita Kisah Nabi Hud AS dalam Bahasa Inggris dan Artinya


A long time ago, a great tribe lived in the South of Arabia. They were called Ad. They were very clever and could do many things. They used the mountains for their homes. They carved out great mansions with wonderful pillars. They called their city Iram. It was very famous. As time went on, the people of Ad thought more about themselves and less about Allah. They thought they didn't need Allah, because they had lots of money and power. They thought they were being clever but really they were foolish (zaman dahulu kala, terdapat sekolmpok golongan tinggal di bagaian selatan Arab. Mereka disebut kaum Ad. Mereka sangat pintar dan dapat melakukan banyak hal. Mereka menggunakan gunung untuk rumah mereka. Mereka membuat mansion yang begitu indah dengan pilar – pilar yang cantik. Mereka menyebut kota mereka dengan Iram. Kota tersebut merupakan kota yang sangat terkenal. Seiring berjalannya waktu, Kaum Ad lebih memikirkan dirinya sendiri dan kurang beriman kepada Allah. Mereka berfikir mereka tidak membutuhkan Allah, karena mereka memiliki banyak uang dan kekuatan. Mereka fikir mereka sangatlah pintar namun kenyataannya mereka sangat bodoh).

Before long they turned to bad ways. Gangs of them used to rob and kill people travelling by. There was still one good man among them. His name was Hud. He did not belong to any of the gangs. He did not agree with the things they did. He tried to tell them to stop their bad ways and told them to follow Allah's ways. Hud said Allah would punish the bad ones but most of the people still would not listen (tak lama kemudian, mereka beruba menjadi jahat. Komplotan mereka sering merampok dan membunuh orang – orang yang melintas. Tetapi ada satu orang pemuda baik diantara mereka. Namanya adalah Hud. Dia bukan merupakan bagian dari komplotan – komplotan tersebut. Dia tidak setuju terhadap hal – hal yang mereka lakukan. Dia mencoba untuk mengatakan pada mereka untuk berhenti melakukan perbuatan tersebut dan mengikuti perintah Allah. Hud mengatakan Allah akan menghukum orang – orang jahat tetapi banyak dari mereka yang tidak mendengarkan Hud).

They thought they were more clever than the messenger of Allah. Allah told Hud to take all the good people into a big cave near the city. The very next day a terrible tornado came and only the good ones, the ones who had listened, were saved (mereka berfikir mereka lebih pintar dari Rasul Allah. Allah memerintahkan kepada Hud untuk membawa semua pengikutnya kedalam gua yang sangat besar dekat kota. Hari berikutnya angin tornado yang maha dasyat datang dan hanya orang – orang baik, orang – orang yang mendengarkan ajakan Hud lah yang selamat).

Almighty Allah recounts: Then, when they saw it as a dense cloud coming towards their valleys, they said: "This is a cloud bringing us rain!" Nay, but it is that (torment) which you were asking to be hastened! - a wind wherein is a painful torment! Destroying everything by the command of its Lord!(Allah yang maha kuasa mengatakan; kemudian ketika mereka melihat awan tebal datang mendekati lembah mereka, mereka akan berkata” awan ini akan membawa hujan untuk kita!” tidak, tapi inilah siksaan yang kamu minta untuk diberikan!, angin yang menjadi siksaan paling menyakitkan! Menghancurkan segalanya atas perintah Allah!)

Allah the Exalted described it thus: And as for 'Ad, - they were destroyed by a furious violent wind which Allah imposed on them for seven nights and eight days in succession, so that you could see men lying overthrown (destroyed) as if they were hollow trunks of palm trees! (Allah yang maha besar menggambarkannya sebagai berikut; mereka dihancurkan oleh angin yang begitu kuat yang diberikan Allah kepada mereka selama 7 malamdan delapan hari berturut – turut, sehingga kita dapat melihat orang – orang yang terbaring terguling – guling (hancur) seolah – olah mereka adalah batang dari pohon palm)

--*--

Hud merupakan salah satu dari golongan Ad, namun Hud terlahir menjadi pemuda yang dipilih Allah menjadi Rasul-Nya, menyebarkan kebaikan dan pesan kepada seluruh umat manusia untuk menyembah Allah. Ketika kaum Ad mulai hidup dalam jalur yang dilarang Allah, Hud mencoba dengan sekeras mungkin membuat mereka kembali ke jalan Allah. Namun mereka tidak mengindahkannya sehingga Alla memberi bala kepada mereka berupa Angin besar yang meluluh lantakkan seluruh kehidupan mereka.
Loading...