Contoh Cerita Kisah Nabi Isa Dalam Bahasa Inggris dan Artinya


NABI ISA - Selamat pagi semuanya, selamat datang kembali di ruang belajar kami. Seperti biasa kami akan menemani kalian untuk belajar bahasa Inggris. Mari kita semakin meningkatkan skill bahasa Inggris kita dengan cara berlatih satu jam setiap harinya. Hari ini kita kembali dengan cerita – cerita singkat yang kita terjemahkan kedalam bahasa Iggris. Pada kesempatan ini kita akan membawah kisah para Nabi.

Dan untuk hari ini kita akan membicarakan Nabi Isa AS. Seperti yang kita ketahui Isa merupakan salah satu dari 25 Nabi yang harus kita percayai, kita percaya bahwa Isa lahir tanpa ayah, lahir tanpa ada hubungan biologi yang terjadi antara Maryam ibu kandungnya dengan seorang laki – laki. Nabi Isa merupakan Ruh Allah yang diberikan kepada rahim Maryam. Bagaimana kisah selanjutnya, mari kita lihat dibawah ini;

Contoh Cerita Kisah Nabi Isa Dalam Bahasa Inggris dan Artinya


The mother of Prophet Isa (alayhis salam)was called Maryam(sa). Some people also call her Mary (sa). She was a very pious woman and once, an angel of Allah came to her and said: Soon you will have a son. But how can I have a son? Maryam (sa) asked. I have no husband. The angel replied: Allah is almighty. when He wishes something, then it will happen. You will have a son, and his name shall be Isa, and he will be a great prophet of Allah (subhanahu wa Ta'ala) (Ibu nabi Isa (layhis salam) bernama Maryam (sa). Beberapa orang memanggilnya Mary (sa). Dia merupakan wanita yang begitu taat dan suatu kali malaikat Allah datang padanya dna berkata; kamu akan segera memiliki seorang anak laki – laki. Tetapi bagaimana aku bisa mempunyai anak? Tanya Maryam. Aku tidak punya suami. Kemudian malaikat tersebut menjawab; Allah maha kuasa. Ketika dia mengatakan sesuatu akan terjadi, dan itu akna terjadi. Kamu akan meiliki seorang putra, namanya adalah Isa, dan dia akan menjadi Nabi Allah (SAW)).

When Isa (alayhis salam) was born, Maryam (sa) was on her own. She was very sad and hungry, for she had nothing to eat. But Allah came to her aid. He made a stream flow and a tree with nourishing fruits grew in the place where Maryam lived. Now, she would not have to suffer thirst and hunger. Later Maryam(sa) returned to her family. They were very curious about the child and asked: How did you get him? But Maryam (sa) did not answer. Instead, she just pointed to the child. Don’t be silly, Maryam! the people admonished her. How can we ask a child, who is still in the cradle? (ketika Isa lahir, Maryam sendirian. Dia begitu sedih dna kelaparan, dia tidak memiliki apapun untuk dimanakan. Tetapi Allah menolongnya. Allah membuatkannya aliran air dan pohon dengan buah yang lebat tumbuh didekat tempat tinggal Maryam. Sekarang, dia tidak lagi haus dan kelaparan. Kemudian Maryam kembali ke keluarganya. Mereka begitu penasaran akan anak tersebut dna bertarnya; bagaimana kau bisa memiliki anak? Tetapi Maryam tidak menjawab. Malah, dia menunjuk anak tersebut. Jangan bodoh, Maryam! Orang – orang menegurnya. Bagaimana kami bisa bertanya kepada anak kecil yang masih dalam ayunan?)

But just then, to their amazement, they heard the child say: I am the servant of Allah. He has given me the scripture and made me His prophet. We, mankind, should worship only Allah and help the poor and give them some of our money (tetapi kemudian, mengejutkan mereka, mereka mendengar anak tersebut berkata; aku adalah pelayan Allah. Allah memberiku kitab dan menjadikanku Nabi. Kita, manusia, haruslah menyembah Allah dan menolong orang – orang miskin dan memberikan mereka sebagian dari uang kita).

Years passed and Isa grew to be a man. Often, he spoke to the people and told them what Allah had revealed to him. He told them too of the earlier prophets of Allah. He told them: I am also a prophet of Allah and I am also a man like all the other prophets of Allah. You should believe in Allah and worship no-one apart from Allah. You should be good to one another and help each other (tahun – tahun berlalu dan Isa tumbuh dewasa. Dia sering menceritakan kepada orang – orang apa yang sudah Allah tunjukkan padanya. Dia juga menceritakan Nabi – nabi Allah yang sebelumnya. Kau harus percaya kepada Allah dan tidka menyembah selain Allah. Kamu harus bersikap baik kepada sesama manusia dna menolong sesama).

Some people have given Isa (alayhis salam) the name Jesus. They say that Allah is the father of Jesus. We know that this is not true. Isa (alayhis salam) himself has said that he is only a prophet of Allah, even though he had no father. Allah has no sons. Only human beings have sons and daughters. Isa (alayhis salam) brought a book to mankind. This book is called Injil, and Allah gave this book to Isa. In it there are many stories and it is also stated there that mankind should worship only Allah (beberapa orang menamai Isa (alayhis salam) dengan nama Jesus. Allah merupakan ayah dari Jesus. Kita tahu bahwa hal ini tidak benar. Isa sendiri mengatakan bahwa dia adalah Nabi Allah, wlaaupun dia tidak memiliki Ayah. Allah tidak beranak. Hanya manusia yang memiliki putra dan putri. Isa mewarisi manusia dengan sebuah buku yang disebut injil, dan Allah memberikan padanya. Didalmanya terdapat begitu banyak cerita dan juga diceritakan bahwa manusia harus menyembah Allah).

Prophet Isa (alayhis salam) had many blessings from Allah. He was able to perform many miracles with Allah’s help. He could cure the sick so that they would be grateful to Allah and obey and pray to Allah alone. Isa (alayhis salam) could also bring the dead back to life so that the people would be happy and pray to Allah and thank Him (Nabi Isa (AS) mendapatkan begitu banyak berkat dari Allah dia juga mendapatkan begitu banyak keajaiban atas pertolongan Allah. Dia dapat menyembuhkan orang sakit sehingga mereka harus berterimakasih kepada Allah dan patuh dan berdoa hanya kepadanya. Isa juga dapat menghidupkan makhluk yang sudah mati hidup kembali sehingga orang – orang harus tetap berdoa dan bersyukur kepada Allah).

Prophet Isa (alayhis salam)told the people of another prophet who was going to come later, whose name would be Prophet Ahmad. It was Allah who had sent Prophet Isa (alayhis salam) to the people to tell them that Prophet Muhammad would come (Isa mengatakan pada manusia terdapat nabi yang lain yang akan datang nantinya, yang mana namanya adalah Ahmad. Inilah sebabnya Allah mengirimkan isa kepada manusia untuk mengatakan kepada mereka bahwa Muhammad akan datang suatu hari nanti).

There were many people who listened to Prophet Isa (alayhis salam) and worshipped Allah, but here were some who refused to listen and wanted to kill him. Evil people have always tried to persecute and kill Allah’s prophets. We know that from the stories of Ibrahim (alayhis salam) and Yusuf (alayhis salam) and many other prophets (begitu banyak orang yang mendengarkan Isa dan menyembah Allah, tetapi beberapa orang yang tidak mau mengikutinya kemudian membunuhnya. orang – orang jahat selalu mencoba untuk menganiaya dan membunuh Nabi Allah. Kita tahu dari certia nama Ibrahim (AS) dan Yusuf dan begitu banyak nabi lainnya).

But when the evil people were just about to kill Isa (alayhis salam), Allah came to his rescue, just as He had rescued other prophets when they were in danger. Some people say that Prophet Isa (alayhis salam) was nailed onto a cross by his enemies and that he died in this way. But we know this is not true (namun ketika orang – orang jahat ini ingin membunuh Isa, Allah datang menyelamatkannya, seperti dia menyelamatakan Nabi lainnya ketika mereka dalam bahaya. Sebagain orang percaya bahwa Isa di paku pada salib oelh para musuhnya dan dia meninggal dalam keadaan seperti ini. Tetapi kita tahu kebenarannya hal itu tidaklah benar).

Allah protect Isa and let him go up to the place with Him, and one day Allah has said, one day Isa would come to the earth again to save mankind with order them to worship Allah on the judgment day (Allah melindungi Isa dan mengangkatnya bersama Allah, dan suaru hari Allah mengatakan, suatu hari Isa akan turun ke bumi kembali untuk menyelamatkan manusia dengan meminta mereka untuk menyembah Allah di hari kiamat).

--*--

Kita percaya bahwa Nabi Isa a.s. diangkat oleh Allah tempat yang aman ketika para musuh yang tidak setuju dengan ajarannya untuk menyembah Allah ingin membunuhnya. Suatu hari Allah akan kembali menurunkan Nabi Isa untuk menyelamatkan manusia pada hari kiamat. Para mukmin akan mengikuti jalannya dan para kafir akan mengikuti jalan yang sesat. Semoga kita menjadi salah satu yang mengikuti jalannya di hari akhir nanti, Amin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel