Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Deskripsi Singkat Bunga Anggrek dalam Bahasa Inggris dan Atrinya


DESKRIPSI BUNGA ANGGREK - Bunga memang menjadi salah satu elemen yang dapat memperindah dekorasi sebuah ruangan atau taman. Banyak orang yang selalu menginginkan taman menjadi salah satu poin penting dalam desain rumah mereka. Jika kita mengikuti perkembangan arsitektur saat ini, banyak dari desain arsitektur yang memberi ruang taman di tengah – tengah rumah. Taman yang berada di dalam rumah dapat memberikan suasana segar. Anggrek biasanya menjadi salah satu item yang dipilih untuk memenuhi keindahan taman.

Dibawah ini terdapat contoh deskripsi singkat bunga anggrek yang dapat membantu teman – teman semua dalam belajar bahasa Inggris;

Contoh Deskripsi Bunga Anggrek dalam Bahasa Inggris dan Atrinya


Orchids come in a host of colors and sizes (angrek memiliki berbagai macam warna dan ukuran). The exact appearance of an orchid flower depends on the specific species (penampilan dari bunga anggrek tergantung dari jenis tertentu). Despite the plant's variations, there are some characteristics that they have in common (terlepas dari jenis tumbuhannya, ada beberapa jenis yang memiliki kesamaan).

These characteristics include three petals (karakteristik ini terdiri dari tiga jenis kelopak), and three sepals that can easily be mistaken for petals (dan tiga sepal dan yang dapat dengan mudah merusak kelopak). Orchids also have a waxy tube-like structure that is known as a column (anggrek juga memiliki tabung seperti berbentuk lunak yang dikenal sebagai kolom). The column is a fusion of the plants male and female organs (kolom tersebut merupakan perpaduan dari organ tanaman jantan dan betina). Orchids also have a single lip that extends which is called a labellum (anggrek juga memiliki bibir panjang yang disebut labellum).

This petal serves as a landing pad for bees and other pollinators and can vary in appearance depending on the particular orchid type (kelopak ini berfungsi sebagai tempat lebah dan penyerbuk lainnya mendarat dan dapat berbentuk dalam berbagai jenis tergantung dari jenis anggrek itu sendiri) . A majority of orchids also go through resupination (sebagian dari anggrek juga mengalami resupinasi), a process in which the lip starts at the top of the flower and moves downward as it matures (proses diamana bibir bunga dimulai dari atas dan kemudian berpindah ke bawah sebagai bentuk pertumbuhan bunga). Another common characteristic of this type of flower is that it is bilaterally symmetrical (karakter lain dari bunga ini adalah bahawa dia simetris bilateral).

Orchids are divided into two main growth types (anggrek di bedakan menjadi dua jenis berdasarkan pertumbuhannya). Orchids that grow from a single stem are called monopodial orchids (anggrek yang tumbuh dengan batang tunggal disebut monopodial). They have aerial roots and the stem will grow indefinitely (anggrek memiliki akar gantung dan batang yang tanpa batas). The leaves of this type of orchid grow from the end of the stem and flowers from the sides at the base of the leaves (daun dari jenis anggrek seperti ini tumbuh dari ujung batang dan bunga dari sisi pangkal daun).

Sympodial orchids, which are the more common of the two orchid types (anggrek Sympodial, yang mana merupakan anggrek yang lebih umum di jumpai dari dua jenis anggrek), grow laterally and have stems that are bulb-like and are called pseudobulbs (tumbuh secara lateral dan memiliki batang yang berbentuk seperti bohlam dan di sebut pseudobulbs). These pseudobulbs contain nutrients and water that serve as a reserve source for the plant (Pseudobulbs ini mengandung nutrisi dan air yang dapat menjadi sumber makanan bagi anggrek).

Flowers emerge from the base or the end of the pseudobulb (bunga muncul dari pangkal atau dari ujung Pseudobulb). There are between 20,000 and 30,000 species of orchids in existence around the world (terdapat sekitar 20.000 dan 30.000 jenis anggrek di seluruh dunia). As a result, the orchid family has one of the greatest numbers of species amongst all plant families (jadi, family anggrek memiliki jumlah yang paling banyak di anatra family tumbuhan lainnya).

Many of these species are categorized at the American Orchid Society (banyak dari sepsies ini di kategorikan oleh berdasarkan jenis anggrek Amerika), which is outside of and sometimes performs flower delivery in Miami, Florida (yang bisanya di jual ke luar dan kadang – kadang menjadi bunga yang dipesan secara delivery di Miami, Florida).

Orchid care varies depending on the type of plant (cara merawat anggrek juga bermacam – macam berdasarkan dari jenisnya). Ideally, one should check with a nursery regarding the specific orchid and its needs (seyogyanya, kita harus memeriksa jenis anggrek secara detail dan kebutuhannya). There are, however, some basic instructions that a person can safely follow when caring for their orchid plants (Namun ada beberapa intruksi dasar yang bisa di ikuti oleh seseorang untuk merawat anggreknya).

Avoid planting them in soil, as most orchids will die in this type of medium (jangan tanam mereka di tanah, banyak dari anggrek akan mati dalam keadaan seperti ini). The plant requires a growing medium that allows for good drainage and aeration (tumbuhan ini membutuhkan drainase dan aerasi yangbaik untuk tumbuh). Orchid potting mixes are made specifically for them (campuran pada pot anggrek dibuat khusus untuk mereka).

Clay or plastic containers work well, provided they allow adequate drainage (pot yang terbuat dari tanah atau plastic dapat bekerja dengan baik, asalkan memiliki drainase yang baik). When keeping orchids indoors (jika menanam anggrek didalam ruangan), place them in a location where there is plenty of indirect sunlight, ideally near a window (letakkan mereka ditempat yang tidak langsung terkena cahaya matahari, bagusnya diletakkan dengan dengan jendela).

Watering them once a week is sufficient for most orchids (anggrek pada umumnya di siram secara cukup), provided they are allowed to dry slightly between each watering and ensure that the pot is well-drained (pastikan bahwa mereka dikeringkan di sela – sela penyiraman dan pastikan bahawa potnya dikeringkan dengan baik). They should receive at least 12 hours of light daily (anggrek harus mendapatkan sinar sebanayak 12 jam perharinya). Fertilize regularly using a water-soluble orchid fertilizer to ensure that it flowers and grows properly (beri mereka pupuk secara teratur dengan menggunakan pupuk anggrek yang larut di dalam air untuk memastikannya berbunga dan tumbuh dengan baik).

Care should be taken, however, to avoid over-fertilization which can cause more harm than it will benefit (namun harus tetap hati – hati agar tidak memberi pupuk secara berlebihan yang mana dapat menyebabkan kerugian yang lebih besar daripada keuntungan). Decrease both the amount of watering and fertilizing after the plant has stopped flowering (kurangi jumlah air dan pupuk ketika anggrek berhenti berbunga). Orchid plants also do well when there is moisture in the air (tanaman anggrek juga akan tumbuh dengan sangat baik ketika udaranya mengandung kelembaban). Humidity levels of 40 to 60 percent work well for most orchids (tingkat kelembaban yang bagus untuk anggrek yaitu dari 40 sampai 60 persen).


Beberapa manfaat anggrek antara lain adalah; Sebagai penghilang stress, Dapat digunakan sebagai tonik panjang umur, Mengatasi gangguan saraf dan fungsi otak, Dapat membantu mengobati sakit gigi dan telinga, Menyembuhkan demam dan nyeri sendi, Dapat digunakan sebagai bahan makanan, Dapat menghilangkan polusi serta racun di udara, Mencegah terjadinya penuaan dini. Bagaimana pakah kalian juga termasuk ke dalam salah satu pecinta anggrek? Kalian bisa membuat cerita kalian sendiri bersama anggrek kesayangan kalian dalam bahasa Inggris di buku latihan. Keep practicing and don’t forget to comeback.
Loading...